Manchester United Pernah Gabung Liga Super Eropa, Pemilik Setan Merah Ogah Minta Maaf

Antara, Jurnalis · Kamis 06 Mei 2021 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 45 2406720 manchester-united-pernah-gabung-liga-super-eropa-pemilik-setan-merah-ogah-minta-maaf-sF8ExgDPjc.jpg Joel dan Avram Glazer saat berswafoto dengan Solskjaer. (Foto: REUTERS)

MANCHESTER – Pemilik Manchester United, Avram Glazer, tak mau meminta maaf kepada suporter Setan Merah meski The Red Devils sempat gabung Liga Super Eropa. Pria asal Amerika Serikat itu memilih diam seribu bahasa ketika ditanya hal di atas.

Sekadar informasi, Avram merupakan anggota keluarga Glazer dari Amerika Serikat yang memiliki Manchester United. Semenjak keluarga Glazer mengambil alih Man United pada 2005, suporter Setan Merah tak henti-hentinya mengeluarkan kritikan.

Manchester United

(Polisi berjaga-jaga di area Old Trafford)

Puncaknya terjadi pada Minggu 2 Mei 2021. Saat itu, ribuan suporter Man United menginvansi Stadion Old Trafford dan mereka meminta keluarga Glazer untuk mundur dari Setan Merah.

Karena itu, wartawan pun menanyakan bagaimana reaksi Glazer atas tuntutan yang dilayangkan fans. Ketimbang meminta maaf, Glazer justru diam.

"Ini kesempatan bagi Anda untuk meminta maaf mungkin?," tanya seorang wartawan kepada Glazer yang tak digubrisnya.

BACA JUGA: Solskjaer Ingin Fokus Antarkan Man United ke Final Liga Eropa 2020-2021

Sang reporter kemudian bertanya apakah keluarga Glazer akan mempertimbangkan menjual klub itu? Namun, Glazer memilih diam.

Wakil Presiden Manchester United, Joel Glazer, memang sudah mengeluarkan pernyataan permintaan maaf kepada fans Man United pada 21 April 2021. Ia meminta maaf kepada penggemar dan mengaku pemilik tidak menghormati tradisi yang berakar kuat di persepakbolaan Inggris.

Manchester United

Sejak pengumuman Liga Super Eropa, pendukung Man United melancarkan serangkaian protes termasuk menerobos kamp latihan klub di Carrington. Kemudian mereka menduduki Old Trafford dan memaksa laga melawan Liverpool ditunda, serta seruan boikot sponsor klub.

"Kami menyesali gangguan terhadap tim dan aksi yang membahayakan pendukung, staf dan polisi," kata kubu Man United setelah penundaan laga melawan Liverpool itu.

Sekalipun fakta Avram Glazer menjual saham senilai 70 juta pounds pada Maret sebelum kontroversi Liga Super Eropa, sumber-sumber mengungkapkan kepada ESPN bahwa keluarga Glazer bergeming dari protes dan kemungkinan tidak akan menjual Man United.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini