Dicoret dari Liga Italia dan Liga Champions, Juventus Ganti Presiden?

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 04 Mei 2021 08:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 47 2405184 dicoret-dari-liga-italia-dan-liga-champions-juventus-ganti-presiden-lc2fui5hag.jpg Juventus saat menang 2-1 atas Udinese. (Foto: REUTERS/Alessandro Garofalo)

JUVENTUS dalam ancaman pencoretan dari keikursertaan mereka di Liga Italia dan Liga Champions. Bianconeri –julukan Juventus– terancam dicoret karena hingga kini belum menyatakan mundur dari kompetisi ilegal, Liga Super Eropa.

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, sudah memberi ultimatum kepada tiga klub yang belum menyatakan mundur dari Liga Super Eropa, yakni Juventus, Real Madrid dan Barcelona. Ceferin mengatakan, jika ketiga klub di atas tak segera mundur dari Liga Super Eropa, UEFA aka mencoret mereka dari keikutsertaan di Liga Champions 2021-2022.

Juventus

Sejauh ini Real Madrid dan Barcelona sudah memastikan tempat di Fase Grup Liga Champions 2021-2022. Sementara Juventus masih berjuang untuk ambil bagian di Liga Champions musim depan.

“Klub-klub Liga Super (Barcelona, Real Madrid dan Juventus) akan dihukum dan bahkan bisa dilarang tampil di Liga Champions musim depan,” kata Ceferin, mengutip dari Daily Mail.

Untuk Juventus, ancaman pencoretan datang bukan hanya dari UEFA. Federasi Sepakbola Italia (FIGC) juga memberi ultimatum kepada kubu si Nyonya Tua.

BACA JUGA: 10 Klub Lolos ke Liga Champions 2021-2022, Dua di Antaranya Dicoret?

Presiden FIGC bahkan memberi tenggat waktu kepada Juventus. Jika sampai 21 Juni 2021 Juventus belum mundur dari Liga Super Eropa, FIGC akan mencoret Bianconeri –julukan Juventus– dari seluruh kompetisi di Italia, termasuk Liga Italia.

“Mereka yang merasa harus berpartisipasi dalam kompetisi yang tidak diizinkan FIGC, FIFA dan UEFA akan kehilangan afiliasi mereka. Aturan ini berlaku untuk lisensi nasional,” kata Gravina mengutip dari Marca.

“Jelas, jika hingga 21 Juni sebuah tim ingin tampil di kompetisi yang bersifat pribadi (Liga Super Eropa), mereka takkan diizinkan tampil di kompetisi kami,” tutup Gravina.

Sejauh ini, presiden Juventus Andrea Agnelli merupakan sosok kuat yang ingin membawa Juventus tampil di Liga Super Eropa. Namun, kengototan Andrea Agnelli yang berstatus wakil presiden Liga Super Eropa, dapat membawa Juventus ke titik nadir.

Andrea Agnelli

(Posisi Andrea Agnelli sebagai pelatih Juventus dalam ancaman)

Menurut Football Italia, sebagai langkah penyelamatan tim, John Elkann selaku CEO FIAT dan Exor, sekaligus orang yang mengontrol Juventus, kabarnya akan memecat Andrea Agnelli. Kemudian, jabatan presiden diberikan kepada Alessandro Nassi, wakil presiden Exor yang juga masih keturunan Agnelli, orang penting dalam sejarah kesuksesan Juventus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini