Man City Tetap Tampil Menyerang Hadapi PSG

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 04 Mei 2021 10:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 261 2405254 man-city-tetap-tampil-menyerang-hadapi-psg-NgPGSj5sji.jpg John Stones. (Foto/Reuters)

MANCHESTER - Manchester City tidak akan bermain bertahan pada leg kedua semifinal Liga Champions 2020-2021 saat menyambut Paris Saint-Germain di Stadion Etihad pada Rabu, 4 Mei 2021 dini hari WIB. Hal itu ditekankan bek tengah Man City, John Stones menjelang kedua tim berhadapan.

The Citizens—julukan Man City—punya modal bagus menjamu raksasa Prancis. Pada pertemuan sebelumnya, skuad Pep Guardiola mampu meraih kemenangan saat melawat ke Stadion Parc des Princes. Mereka menang dengan skor 2-1.

Foto/Reuters

Meski telah unggul di leg pertama, Stones mengungkapkan bahwa timnya tetap tampil menyerang. Kata dia, jika Man City bermain berantakan segalanya bisa tak sesuai harapan.

Baca juga: Verratti: PSG Tak Perlu Keajaiban di Markas Man City

"Kami harus menyerang seperti di pertandingan-pertandingan lainnya, bermain untuk meraih kemenangan," kata Stones mengutip laman Man City, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Meski Tengah Cedera, Pochettino Buka Peluang Mbappe Tampil di Laga Man City vs PSG

"Kami tidak akan memasuki pertandingan dengan pemikiran bahwa kami harus duduk diam, karena pekerjaan sudah usai dan kami hanya perlu bertahan.”

"Jika itu yang terjadi, maka segalanya akan berantakan. Kami harus menjadi diri kami sendiri, bermain layaknya Manchester City dan sebagai pemain kami sudah tidak sabar," lanjut dia.

Stones mengakui bahwa kemenangan di markas PSG sepekan lalu memberi suntikan kepercayaan diri besar bagi dirinya dan rekan-rekannya. Terlebih kemenangan itu diperoleh setelah Man City sempat tertinggal lebih dulu dari PSG.

"Karakter yang kami perlihatkan untuk bisa bangkit dari ketertinggalan bukanlah sesuatu yang mudah. Kami merasakan kebanggaan besar dan sangat puas setelah kemenangan itu," katanya.

Foto/Reuters

"Kami punya kepercayaan diri besar untuk besok dan semoga saja bisa menuntaskan pekerjaan demi mencapai final," pungkas Stones.

Jika mampu menjaga keunggulan agregat gol, Man City berkesempatan tampil di final Liga Champions perdana mereka. Final juga menjadi yang pertama bagi Pep Guardiola sejak pegi dari Barcelona pada 2012 silam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini