Rahmad Darmawan Beberkan Madura United Sulit Tembus Pertahanan Persela Lamongan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 02 April 2021 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 02 49 2388291 rahmad-darmawan-beberkan-madura-united-sulit-tembus-pertahanan-persela-lamongan-63YD82Dkui.jpg Rahmad Darmawan. (Foto/Liga Indonesia Baru)

BANDUNG – Perlawanan gigih dari Persela Lamongan membuat Madura United hanya bisa bermain imbang pada laga ketiga Grup C Piala Menpora 2021, Kamis 4 April 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Skor berakhir dengan 1-1.

Madura United sebenarnya mampu unggul lebih dulu menit 23 lewat sepakan Bruno Lopes tanpa bisa ditepis penjaga gawang Dwi Kuswanto. Namun gol tersebut langsung dibalas tiga menit bereselang oleh Akbar memanfaatkan kesalahan M Ridho gagal menangkap bola lambung.

Foto/Liga Indonesia Baru

Perlawanan yang ditunjukkan Persela diakui pelatih Madura United Rahmad Darmawan cukup buat pemainnya kewalahan. Persela justru tampil menekan saat anak-anak asuhannya coba mengontrol ritme permainan dengan segala keterbatasan fisik yang dimiliki.

Baca juga: Jadwal Persib Bandung di Piala Menpora 2021: Berjuang Rebut Tiket Perempatfinal

"Kita mengawali pertandingan memang menginstruksikan untuk coba membangunkan karakter terhadap lawan, tapi awal pertandingan Persela tiba-tiba mampu mengimbangi, dia memberi pressure," kata Rahmad Darmawan mengutip laman Liga Indonesia Baru, Jumat (2/4/2021).

Baca juga: Klasemen Grup C Piala Menpora 2021 Usai Matchday Ketiga: Madura United Geser PSS Sleman di Posisi Kedua

Strategi babak pertama guna mencari ruang di antara kerapatan pemain bertahan Persela, pelatih yang karib disapa RD itu menginstruksikan pemainnya lebih bermain melebar. Gol mampu diciptakan oleh Bruno Lopes yang sayangnya langsung terbalaskan.

"Beberapa kali lawan punya kesempatan melalui tendangan bebas tapi kita bisa mengantisipasi,” ujar RD.

“Akhirnya kita mencoba menerapkan permainan lebih melebar kita sukses membuat satu gol di pertengahan babak satu, kita terus mengembangkan banyak kombinasi permainan dan peluang tapi akhirnya skor 1-1 sampai akhir pertandingan," tambah dia.

Sulit dihadapkan kepada tim yang menerapkan sistem bertahan compact defence karena pemain harus jeli, pintar, dan memiliki kreator serangan yang jenius membongkar pertahanan yang cukup rapat dan disiplin seperti Persela. Hal itu yang jadi catatan RD dan harus dipecahkan jelang perhelatan Kompetisi Liga 1 mendatang.

Foto/Liga Indonesia Baru

"Kita dihadapkan kepada tim yang bermain sangat over defence. Ini jadi problem yang harus kita pecahkan dengan kepala dingin, dengan variasi serangan, kita sudah lakukan itu pergantian dilakukan dengan maksud membongkar pertahanan lawan,” tutur RD.

“Saya pikir Persela hari ini sangat bermain disiplin dengan organisasi pertahanan mereka," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini