Share

Juventus Kebobolan di Babak Tambahan, Capello: Kesalahan Tak Termaafkan!

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 10 Maret 2021 08:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 10 261 2375313 juventus-kebobolan-di-babak-tambahan-capello-kesalahan-tak-termaafkan-mKCkqxh0gK.jpg Pagar hidup Juventus dikritik Fabio Capello (Foto: Twitter/@IntChampionsCup)

TURIN – Kegagalan Juventus melangkah ke babak Perempatfinal Liga Champions 2020-2021 membuat mantan pelatihnya, Fabio Capello, berang. Pria asal Italia itu menyoroti sebuah kesalahan di babak tambahan yang menyebabkan gawang Bianconeri bergetar untuk kedua kalinya.

Juventus sebetulnya berhasil menang 3-2 atas FC Porto pada leg kedua Babak 16 Besar Liga Champions 2020-2021. Namun, hasil tersebut gagal membawa mereka lolos ke fase berikutnya. Si Nyonya Tua kalah dalam hal jumlah gol tandang sekali pun agregat imbang 4-4.

Baca juga: Juventus Bobol di Babak Tambahan, Pirlo Akui Cristiano Ronaldo Lakukan Kesalahan

Sebuah kesalahan fatal dilakukan barisan pertahanan Juventus pada menit 115. FC Porto mendapatkan tendangan bebas dan Sergio Oliveira maju sebagai eksekutor. Namun, pagar betis yang dibangun Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan mudah ditembus.

Bola melewati sela-sela kaki Cristiano Ronaldo

Sergio Oliveira berhasil memanfaatkan lemahnya pagar hidup tersebut dengan melepaskan tembakan mendatar. Wojciech Szczesny memang mampu menepis bola, tetapi si kulit bundar bergulir ke dalam gawang.

Baca juga: Singkirkan Juventus, Conceicao: Anak-Anak Tunjukkan DNA DC Porto

Ada dua pemain Juventus yang menjadi pesakitan atas gol tersebut, yakni Cristiano Ronaldo dan Adrien Rabiot. Keduanya memilih melompat sembari memunggungi laju bola.

Kesalahan tersebut membuat Fabio Capello berang. Menurutnya, kesalahan itu tidak termaafkan sama sekali. Sebab, Juventus seharusnya memilih dengan baik siapa saja yang berdiri sebagai pagar hidup.

“Itu adalah kesalahan tidak termaafkan! Saat saya melatih, Anda harus memilih pemain yang berdiri sebagai pagar hidup dan mereka tidak boleh orang yang takut akan bola,” sungut Fabio Capello, dikutip dari Football Italia, Rabu (10/3/2021).

“Mereka takut pada bola dan melompat begitu saja, sembari memunggungi lawan. Itu benar-benar tidak termaafkan,” sambung pria berpaspor Italia tersebut.

Sergio Oliveira mencetak gol (Foto: Reuters/Massimo Pinca)

Tak hanya kesalahan itu yang membuatnya kesal. Fabio Capello juga emosi melihat klub malah menugaskan anak-anak muda untuk melakukan wawancara usai pertandingan. Padahal, seharusnya pemain-pemain senior yang berbicara kepada media.

“Anda melihat anak-anak muda itu berani menunjukkan wajahnya di momen sulit. Di tim ini, pemain-pemain senior muncul ketika Juventus menang untuk mendapat pujian, tetapi bersembunyi ketika kalah,” tandas Fabio Capello.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini