Dua Musim Juventus Keok di Liga Champions, Porto Bisa Belajar dari Masa Lalu

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 09 Maret 2021 17:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 261 2375072 dua-musim-juventus-keok-di-liga-champions-porto-bisa-belajar-dari-masa-lalu-jA1mHGwVtp.JPG Cristiano Ronaldo. (Foto/Reuters)

TURIN - Juventus kembali menghadapi FC Porto pada leg kedua 16 besar Liga Champions 2020-2021 di Stadion Allianz Juventus pada Rabu 10 Maret 2021. Raksasa Turin meraih hasil negatif pada pertemuan sebelumnya.

Pada leg pertama, skuad asuhan Sergio Conceicao berhasil menaklukkan kekuatan Juventus yang dihuni Cristiano Ronaldo. Porto menang dengan skor 2-0 di Stadion Do Drago.

Foto/Reuters

Gol tuan rumah dicetak melalui sepakan Mehdi Taremi dan Moussa Marega. Sedangkan satu gol Juventus disumbang Federico Chiesa.

Baca juga: Lawan Porto, Juventus Berjuang hingga Akhir demi Capai Tujuan

Jika melihat masa lalu, Olympique Lyon berhasil menyingkirkan Juventus di 16 besar Liga Champions musim lalu. Tim asal Prancis itu menang dengan skor 1-0 di kandang sendiri di leg pertama. Mereka kemudian kalah 2-1 di markas Juventus. Meski begitu, Lyon berhak melaju ke perempatfinal karena agregat gol tandang.

Baca juga: Porto Tak Incar Imbang Apalagi Kalah dari Juventus

Semusim sebelumnya, Ajax Amsterdam bertemu Juventus di perempatfinal Liga Champions. Pada leg pertama, kedua tim bermain imbang 1-1 di Johan Cruyff Arena, Namun pada leg kedua, Ajax berhasil mengalahkan Juventus dengan skor 2-1 di Turin.

Dengan dua kegagalan di dua musim Liga Champions, Juventus pasti belajar mengatasi masalah tersebut. Mereka pasti akan berjuang habis-habisan demi bisa melaju ke babak selanjutnya. Hanya saja, Porto juga bisa belajar dari masa lalu dan berhasil menyingkirkan Juventus.

Bek Juventus, Leonardo Bonucci, mengaku tak ingin mengulang kesalahan yang sama saat timnya menjamu FC Porto. Bonucci pun berharap bahwa hasil buruk pada laga leg pertama tidak terulang kembali.

“Kesalahan di leg pertama menjadi pelajaran, tim ini terdiri dari para pemain yang tahu tanggung jawab mereka dan kami ingin turun ke lapangan untuk membawa Juventus ke tempat yang pantas,” ungkap Bonucci, mengutip dari Football Italia, Selasa (9/3/2021).

Foto/Reuters

Sementara pelatih Porto, Sergio Conceicao menyadari kekuatan Juventus. Apalagi, si Nyonya Tua—julukan Juventus—baru saja meraih kemenangan saat melawan Lazio di Liga Italia. Namun, kata Conceicao, anak asuh dan timnya punya semangat meraih kemenangan demi sejarah besar Porto.

"Para pemain akan melakukan segalanya untuk menghormati lambang yang kami miliki di dada dan sejarah FC Porto di Liga Champions, yang sangat kaya dan hebat," ungkapnya mengutip laman Porto.

“Kami menghadapi pertandingan ini dengan cara yang sama seperti kami menghadapi pertandingan sebelumnya, melihat lawan dan menyadari siapa kami sebagai tim, mempersiapkan pertandingan dengan cara terbaik untuk mencapai hasil yang positif,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini