Atletico Kalah dari Chelsea, Simeone Akui Taktik Serangan Baliknya Macet

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 24 Februari 2021 06:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 261 2367247 atletico-kalah-dari-chelsea-simeone-akui-taktik-serangan-baliknya-macet-Ae93LhcHzF.JPG Diego Simeone berteriak di pinggir lapangan (Foto: Reuters/Octav Ganea)

BUCHAREST – Hasil negatif harus dirasakan Atletico Madrid usai tumbang 0-1 di tangan Chelsea pada leg I Babak 16 Besar Liga Champions 2020-2021, Rabu (24/2/2021) dini hari WIB. Sang juru taktik, Diego Simeone, menilai ada yang salah dari taktik serangan baliknya.

Seperti diketahui, Atletico Madrid terpaksa menjamu Chelsea di Stadion National Arena, Bucharest, Rumania. Sebab, Pemerintah Spanyol memberlakukan pembatasan perjalanan untuk pendatang dari Inggris di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Chelsea Sikat Atletico, Tuchel: Hasil dan Gol Fantastis!

Kendati bermain sebagai tuan rumah, Atletico Madrid terasa seperti tampil di kandang lawan. Chelsea mampu mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal hingga akhir laga. Sementara itu, Los Rojiblancos lebih banyak mengandalkan serangan balik.

Suasana laga Atletico Madrid vs Chelsea (Foto: Reuters/Octav Ganea)

Sayangnya, serangan-serangan yang dilancarkan Atletico Madrid dapat dengan mudah dimentahkan lini belakang Chelsea. Statistik membuktikan hal tersebut. Luis Suarez dan kawan-kawan gagal mencatatkan satu pun tembakan ke gawang sepanjang 90 menit!

Baca juga: Tak Peduli Offside, Giroud Cuma Berpikir Lakukan Tendangan Salto

Diego Simeone mengakui laju serangan baliknya sedikit macet lantaran anak asuhnya tidak nyambung antara satu dengan yang lain. Hal itu akan menjadi catatan penting menjelang leg kedua pada 18 Maret 2021 dini hari WIB.

“Anda tidak bisa mengubah pertandingan setelah dimainkan. Kami mengontrol pertandingan, tetapi mungkin sedikit tidak nyambung setelah memenangi bola,” papar Diego Simeone selepas laga, dikutip dari laman resmi UEFA, Rabu (24/2/2021).

Lebih lanjut, pria asal Argentina itu menilai kedua kesebelasan sesungguhnya imbang. Hanya saja, Chelsea mampu memanfaatkan satu kesempatan yang diraih oleh Olivier Giroud pada menit 68 untuk menjadi gol.

“Kami melawan tim yang bermain cepat, tetapi berhasil meredam mereka. Namun, mereka punya penyerang seperti Giroud dan senjata mematikan lainnya. Mungkin kami harus lebih cakap dalam memegang bola. Kami akan perbaiki itu,” urai Diego Simeone.

Tendangan salto Olivier Giroud (Foto: Reuters/Octav Ganea)

“Kedua tim bekerja sangat keras. Mereka hanya mendapat sedikit kesempatan tetapi bisa dimanfaatkan dengan baik. Di luar itu, kedua kesebelasan berimbang,” tandas El Cholo.

Kekalahan itu membuat langkah Atletico Madrid semakin berat. Los Colchoneros harus bisa menang dengan skor minimal 2-0 pada laga leg kedua di markas Chelsea. Andai selisih satu gol, Atletico mesti menang 2-1, 3-2, dan seterusnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini