5 Transfer Pemain Paling Mengejutkan dalam Sejarah Sepakbola

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 22 Februari 2021 19:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 51 2366454 5-transfer-pemain-paling-mengejutkan-dalam-sejarah-sepakbola-KDhZ7ayP6x.jpg Carlos Tevez (Foto: Reuters)

BURSA transfer merupakan hal yang tak bisa dipisahkan dalam dunia sepakbola. Bahkan, tak jarak kesuksesan sebuah klub ditentukan siapa pemain yang mereka rekrut di bursa transfer.

Sama halnya dengan persaingan dalam memperebutkan gelar juara, pertarungan klub-klub untuk bisa mendapatkan pemain yang mereka inginkan juga sangat menarik. Kendati demikian, terkadang ada transfer pemain yang justru tidak diduga oleh orang-orang.

Berikut ini adalah lima transfer pemain paling mengejutkan di dunia sepakbola:

5. Robinho ke Manchester City

Robinho

Pada musim panas 2008, Real Madrid berencana untuk melepas Robinho. Los Blancos sebenarnya menginginkan agar Robinho bergabung dengan Manchester United. Dengan demikian, Madrid bisa mendapatkan Cristiano Ronaldo dengan harga lebih murah.

Kendati demikian, Robinho menolak ide tersebut dan lebih memilih Chelsea. Disebutkan bahwa Chelsea sudah membuat proposal yang sangat menjanjikan dan yakin transfer Robinho bisa segera selesai. Mengejutkannya, pada hari terakhir bursa transfer, Robinho justru bergabung dengan Manchester City yang kala itu baru saja diakuisisi oleh Sheikh Mansour.

4. Carlos Tevez dan Javier Mascherano ke West Ham United

Carlos Tevez dan Javier Mascherano

Carlos Tevez dan Javier Mascherano bergabung dengan West Ham United pada musim panas 2006. Transfer ini juga bisa dibilang mengejutkan, karena sebelumnya dua pemain tersebut diisukan bakal berlabuh di klub besar setelah tampil gemilang membawa Corinthians berjaya.

Diinformasikan bahwa klub-klub top menolak untuk merekrut Tevez dan Mascherano lantaran hak mereka dimiliki oleh pihak ketiga. Belakangan, terungkap juga bahwa West Ham melanggar aturan Liga Inggris atas perekrutan Tevez dan Mascherano, dan dipaksa untuk membayar denda besar sebesar 5 juta pounds.

3. Luis Figo ke Real Madrid

Luis Figo

Luis Figo merupakan pemain yang mendapat cap pengkhianat dari para pendukung Barcelona. Bagaimana tidak, pasalnya Figo meninggalkan Barcelona saat ia sedang berada dalam performa puncaknya untuk bergabung dengan rival abadi Blaugrana, Real Madrid. Transfer ini terjadi pada musim panas 2000.

Lebih parah lagi, saat masih di Barcelona, Figo sempat mendapat kepercayaan menyandang ban kapten. Para pendukung Barca jelas sangat tersakiti dengan keputusan Figo yang memilih hengkang ke Madrid tersebut. Tak ayal, pada laga El Clasico, Figo pun dilempari kepala babi oleh pendukung Barcelona saat sedang bertanding.

2. Sol Campbell ke Arsenal

Sol Campbell

Tottenham Hotspur merupakan saingan abadi Arsenal lantaran mereka sama-sama berasal dari London Utara. Itulah mengapa ketika Sol Campbell pergi meninggalkan Spurs untuk bergabung dengan Arsenal pada musim panas 2001 dengan status bebas transfer membuat para fans The Lillywhites sangat murka.

Campbell pasalnya sudah sembilan tahun membela Spurs, memegang peranan penting dalam tim, dan bahkan menjabat sebagai kapten. Saat masih membela Spurs, Campbell pernah mengatakan kalau ia tak akan bergabung dengan Arsenal. Akan tetapi, fakta yang tercipta kemudian adalah sebaliknya.

Adapun alasan Campbell bergabung dengan Arsenal adalah karena ia ingin mewujudkan mimpinya tampil di pentas Liga Champions. Lebih beruntung lagi, saat membela Arsenal, Campbell juga merasakan gelar juara Liga Inggris. Akan tetapi, kesuksesan Campbell di Arsenal itu justru membuat para fans Spurs semakin murka.

1. Roy Keane ke Manchester United

Roy Keane

Selama masa pemerintahannya di Manchester United, Sir Alex Ferguson telah merekrut banyak sekali pemain berbakat. Salah satunya adalah Roy Keane yang dibajak Ferguson pada musim panas 1993.

Nama Keane sebenarnya sudah melesat bersama Nottingham Forest. Akan tetapi, di akhir musim 1992-1993, Nottingham terdegradasi dari kasta tertinggi sepakbola Inggris. Maka dari itu, Keane pun dilepas dengan Blackburn Rovers muncul sebagai peminat utama.

Meskipun kontrak sudah disetujui, Blackburn menemukan bahwa kesepakatan tersebut tidak dapat dilaksanakan karena klub tidak memiliki dokumen yang benar, dan karena kantor mereka ditutup untuk akhir pekan (saat itu sudah Jumat sore), para pihak setuju untuk menyelesaikan kesepakatan pada Senin pagi.

Mendengar kabar ini, Ferguson langsung bertindak cepat dan segera menghubungi Keane. Setelah Kaene menyetujui rayuan Ferguson untuk pindah ke Man United, dokumen-dokumen pun langsung disiapkan. Akhirnya, Keane bergabung dengan Man United pada hari Sabtu.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini