Dipecat Chelsea, Frank Lampard Kena Karma Andre Villas-Boas

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 02 Februari 2021 18:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 45 2355293 dipecat-chelsea-frank-lampard-kena-karma-andre-villas-boas-mAOCpkMeN6.jpg Frank Lampard (Foto: Clive Rose/REUTERS)

LONDON – Legenda Manchester United, Gary Neville, menilai bahwa Frank Lampard seharusnya tidak boleh terkejut karena dipecat Chelsea. Pasalnya, Neville menyatakan bahwa Lampard juga sempat terlibat gerakan untuk mendepak Andre Villas-Boas dari kursi kepelatihan Chelsea.

Sebagaimana diketahui, Lampard memang ditunjuk sebagai juru taktik Chelsea pada musim 2019-2020. Manajemen The Blues –julukan Chelsea– memilih Lampard sebagai pelatih mereka menggantikan peran Maurizio Sarri.

Pada awal penunjukkan Lampard sebagai pelatih Chelsea memang banyak keraguan yang menghampirinya. Terlebih, Lampard sendiri disebut-sebut kurang berpengalaman untuk bisa melatih klub sebesar Chelsea.

Frank Lampard

Akan tetapi kiprah Lampard di musim perdananya sebagai pelatih Chelsea berjalan positif. Ya, Chelsea berhasil finis di posisi ketiga pada klasemen akhir Liga Inggris 2019-2020. Selain itu, Lampard juga mampu membawa Chelsea lolos ke final Piala FA 2019-2020, meski akhirnya kalah dari Arsenal.

Baca Juga: Tuchel Percaya Diri Kembali Bawa Chelsea Bersaing di Papan Atas

Situasi tersebut membuat manajemen Chelsea menaruh kepercayaan lebih kepada Lampard. Bahkan Lampard dimanjakan oleh Chelsea di bursa transfer musim panas 2020 dengan ‘dihadiahi’ beberapa pemain berkualitas untuk membantunya meraih prestasi.

Akan tetapi sayangnya Lampard gagal memaksimalkan fasilitas yang diberikan Chelsea. Pasalnya di musim 2020-2021, Chelsea bermain begitu inkonsisten. Bahkan Chelsea hanya mampu memetik satu kemenangan dari enam laga terakhir mereka di Liga Inggris 2020-2021.

Kondisi itulah yang akhirnya membuat manajemen Chelsea memilih untuk bercerai dengan Lampard. Neville pun menyebut bahwa Lampard mengalami pemecatan karena kena karma usai pernah melakukan pergerakan dengan pemain senior Chelsea untuk mendepak Villas-Boas.

Baca Juga: Pemain Chelsea Jadi Korban Rasis, Roman Abramovich Gelontorkan Dana Perangi Rasisme

“Saya pikir karena rumor yang keluar dari Stamford Bridge dan media sebelumnya, itu tidak terlalu mengejutkan. Saya pikir awalnya dia akan mendapatkan lebih banyak waktu,” jelas Neville, seperti disadur dari Sky Sports, Selasa (2/2/2021).

Frank Lampard dan Andre Villas-Boas

“Akan tetapi Anda tidak dapat terkejut oleh tindakan Chelsea itu. Delapan atau sembilan tahun lalu, ketika Villas-Boas memilih tim pada sore hari pertandingan Liga Champions. Dia meninggalkan Frank Lampard, Michael Essien dan pemain besar lainnya pada saat itu,” lanjutnya.

“Saya ingat para pemain Chelsea pada saat itu menelepon media dan berusaha mengeluarkannya (Andre Villas-Boas). Dan Frank adalah bagian dari grup itu. Itu benar-benar sebuah tindakan yang brutal bagi para manajer selama bertahun-tahun. Frank telah mengalami kebrutalan itu minggu lalu, jadi dia seharusnya tidak terkejut,” tutup pria berusia 45 tahun itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini