Tegang Sebelum Divaksin Covid-19, Buat Tensi Darah Dedik Setiawan Sangat Tinggi

Avirista Midaada, Jurnalis · Minggu 31 Januari 2021 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 31 49 2353748 tegang-sebelum-divaksin-covid-19-buat-tensi-darah-dedik-setiawan-sangat-tinggi-SwNsgblpFV.jpeg Pemain Arema FC, Dedik Setiawan telah divaksin. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)

MALANG - Pemain Arema FC, Dedik Setiawan mengaku sempat tegang saat hendak disuntik vaksin Covid-19. Ia merasa takut bila vaksin itu memberikan efek samping yang bisa saja terjadi usai menerima suntikan tersebut.

Seperti yang diketahui, Dedik menjadi salah satu pesepakbola yang memasitkan diri lolos dari penyeleksian vaksin virus corona. Awalnya, ia benar-benar kaget ketika mengetahui bahwa dirinya mendapatkan kesempatan untuk mencoba langsung vaksin corona itu.

Menurut Dedik, ia dan keluarganya sempat menanyakan ke beberapa orang termasuk membaca informasi dari berita-berita, terkait orang-orang yang sudah diberikan vaksin Covid-19.

"Selama ini kan ada kekhawatiran dari berita-berita terkait vaksin ini. Istri dan keluarga saya sempat tanya. Kenapa kok hanya saya sendiri yang divaksin. Pemain Arema lainnya tidak," tutur Dedik, usai divaksin Covid-19 di Pendopo Panji Kabupaten Malang, Minggu (31/1/2021).

Dedik Setiawan (Avirista Midaada/Okezone)

Ketegangan lanjut Dedik kembali muncul saat menunggu giliran vaksinasi. Apalagi ia menjadi satu - satunya perwakilan masyarakat dan atlet pertama di Indonesia yang disuntik vaksin Covid-19.

Ya, dari 13 nama penerima vaksin pertama di Kabupaten Malang, Dedik Setiawan bersanding dengan nama Wakil Bupati Terpilih Didik Gatot Subroto, Sekda Wahyu Hidayat, Wakapolres Malang Kompol Toni Kasmiri, Kepala BPJS Malang Dina Diana Permata, hingga Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang Umar Usman.

Hal ini yang membuat tensi Dedik sempat tinggi saat proses screening dengan tim vaksinator dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang.

Beruntung ia masih bisa lolos screening dan pemeriksaan dari tim vaksinator Covid-19 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang.

"Tadi tensi sempat naik karena tegang. Tapi alhamdulillah setelah dites ulang bisa normal. Tidak ada rasanya kok divaksin ini. Hanya sempat deg-degan saja,” beber Dedik sambil tersenyum.

"Saya sempat tegang. Kan baru pertama kali. Mungkin lainnya juga sama. Tapi Alhamdulillah vaksin ini aman dan tidak ada reaksi negatif di tubuh saya,” imbuhnya.

Vaksinasi Covid-19

Ia bersyukur menjadi atlet pertama di Kabupaten Malang yang menerima vaksin Sinovac tersebut. Ia berharap vaksin Covid-19 ini bisa memunculkan asa dan bisa menggerakkan kompetisi Liga 1 di tengah gejolak pandemi Covid-19.

“Semoga dengan vaksin ini kekebalan tubuh lebih baik dan dijauhkan dari virus corona. Dan pastinya kompetisi sepak bola berjalan lagi. Karena saya sudah rindu,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini