Komentar Menpora soal Kelanjutan Liga 1 2020

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 13 Januari 2021 19:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 49 2343945 komentar-menpora-soal-kelanjutan-liga-1-2020-UYfoagaU09.jpg Liga 1 2020 (Foto: Laman resmi PSSI)

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, melakukan konferensi pers virtual melalui zoom pada Rabu (13/1/2021). Beliau membahas tentang vaksin yang akan diberikan kepada para atlet, ofisial, dan pelatih, terutama yang akan bertanding, baik dalam ajang internasional maupun nasional jika memungkinkan.

Zainudin Amali juga mengomentari tentang kelanjutan kompetisi olahraga nasional, terutama Liga 1 2020. Sebagaimana diketahui, sejak pandemi terjadi di Indonesia, semua kegiatan yang berpotensi mengumpulkan banyak orang tidak mendapatkan izin dari kepolisian.

Menpora Zainudin Amali (Foto: Kemenpora)

Sepakbola adalah salah satu cabang olahraga (cabor) yang cukup terdampak oleh pandemi. Zainudin Amali pun berharap proses vaksinasi yang mulai dijalankan pemerintah akan memberi jalan pada kompetisi sepakbola Tanah Air agar bisa bergulir kembali.

Namun, Zainudin Amali menekankan, bahwa keputusan akhir tetap ada di kepolisian yang berwenang untuk mengeluarkan izin. Zainudin Amali menyatakan tidak ada pihak yang bisa menekan kepolisian dalam menjalankan tugasnya.

BACA JUGA: Belum Dapat Izin, PSSI dan PT LIB Terus Cari Solusi Lanjutkan Liga 1 2020-2021

Zainudin Amali pun mengungkapkan, bahwa kepolisian adalah pihak yang bertanggung jawab atas keselamatan masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, menurut Menpora, kepolisan harus berpikir dengan matang sebelum mengizinkan sebuah kegiatan yang mengumpulkan orang-orang di tengah pandemi digelar.

“Saya sudah menyampaikan kepada pihak, yang punya otoritas melakukan vaksin ini, supaya atlet dan ofisial diberikan kesepatan di awal, khususnya mereka yang akan menuju ajang-ajang. Bahkan, kalau memungkinkan, saya pernah menyampaikan bukan hanya ajang internasional, tetapi dalam negeri juga,” kata Zainudin Amali, Rabu (13/1/2021).

“Misalnya, daerah-daerah yang sedang mempersiapkan atletnya untuk PON, ini kita harus fasilitasi untuk vaksinnya. Akan Tetapi, sekali lagi, kita hanya di dalam area mengumpulkan data untuk meminta kepada otoritas yang menangani vaksin bisa mewujudkan ini,” tuturnya.

“Kemudian, tentang kompetisi olahraga, pertanyaan teman-teman ini berkaitan dengan kompetisi sepakbola, baket, maupun voli. Akan tetapi, lebih spesifik ke sepakbola, Liga 1,” ucap Zainudin Amali.

“Ini sebenarnya persiapan yang dilakukan masing-masing cabor itu sudah disampaikan. Kami dari Kemenpora juga sudah sampaikan. Kita berharap dengan vaksin ini, kemudian bisa segera menurunkan jumlah yang terpapar setiap harinya, jumlah kasus harian menurun, jumlah orang meninggal menurun, kesembuhan meningkat,” ungkap Menpora.

“Namun, pada akhirnya untuk izin dari setiap keramaian itu ada di tangan kepolisian. Kita tidak bisa mendesak kepolisian untuk mengeluarkan izin. Sebab, pihak kepolisian bertanggung jawab atas keselamatan sehingga mereka ada pertimbangan-pertimbangan sebagai dasar untuk mengizinkan atau tidak pada suatu kegiatan yang berpotensi untuk mengumpulkan orang,” tuturnya.

Persija Jakarta (Foto: Laman resmi Persija Jakarta)

“Kalau sekarang ada pertimbangan tanpa penonton, akan dilihat oleh pihak kepolisian apakah di lapangan saja yang kosong, tetapi di luar tetap ada keramaian atau sebagainya. Saya kira itu areanya kepolisian,” ungkapnya.

“Kita dari Kemenpora mendukung upaya-upaya dari setiap cabor. Akan tetapi, pasti akhirnya izin itu ada di pihak-pihak yang punya otoritas,” ujar Menpora yang berasal dari Gorontalo itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini