Sederet Pemain Timnas Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 23 Desember 2020 11:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 51 2332656 sederet-pemain-timnas-indonesia-yang-berkarier-di-luar-negeri-XLF118f7VX.jpg Egy Maulana Vikri (tengah) mulai kini bermain di Lechia Gdansk. (Foto: Twitter/@LechiaGdanskSA)

JAKARTA – Kabar baik menghampiri eks gelandang Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Syahrian Abimanyu. Gelandang flamboyan itu diboyong salah satu kontestan Liga Premier Malaysia (kasta kedua), Johor Darul Takzim (JDT) II

Kabarnya, gelandang yang membela Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019 itu akan dikontrak selama dua tahun, dengan opsi perpanjangan selama satu tahun. Bukan tak mungkin jika tampil apik bersama JDT II, Syahrian Abimanyu akan dipromosikan ke tim utama.

Syahrian Abimanyu

(Syahrian membentangkan syal JDT II di SUGBK)

Tim utama JDT mentas di kasta teratas Liga Malaysia. JDT tercatat sebagai kampiun Liga Super Malaysia dalam tujuh tahun terakhir! Kepindahan Syahrian Abimanyu ke Malaysia membuat semakin banyak personel Timnas Indonesia di segala kelompok umur yang berkarier di luar negeri.

Di skuad Timnas senior Indonesia (berdasarkan nama pemain yang dipanggil TC pada Juli 2020), ada Ryuji Utomo yang berkarier di luar negeri. Ryuji yang merupakan mantan personel Timnas Indonesia U-19 era Indra Sjafri itu membela Penang FA, klub yang tampil di Malaysia Premier League 2021.

Selain Ryuji Utomo ada Rudolf Yanto Basna. Pemain yang sering keluar-masuk Timnas Indonesia ini merupakan bek andalan klub kasta teratas Liga Thailand, PT Prachuap. Kemudian, turun ke Timnas Indonesia U-22 ada sejumlah nama yang berkarier di luar negeri.

Ryuji Utomo

(Ryuji Utomo bela Penang FA)

BACA JUGA: Syahrian Abimanyu Resmi Gabung Johor Darul Takzim

Mereka ialah Egy Maulana Vikri mentas bersama Lechia Gdansk di Polandia dan Todd Rivaldo Ferre yang berseragam tim kasta kedua Liga Thailand, Lampang FC. Untuk Egy Maulana Vikri, pengalaman berlatih bersama pemain-pemain top membuat level permainan pesepakbola asal Medan itu melonjak.

Terbukti saat tampil di SEA Games 2019, Egy Maulana Vikri yang baru berusia 19 tahun menjadi mesin gol Timnas Indonesia U-22, yang mana mencetak empat gol. Hanya saja, Egy Maulana Vikri absen di final SEA Games 2019 akibat cedera. Alhasil, Indonesia tumbang 0-3 dari Vietnam.

Egy Maulana Vikri

(Egy saat membela Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019)

Selanjutnya turun ke Timnas Indonesia U-19 ada Elkan Baggott yang berseragam Ipswich Town U-23 (Inggris), Brylian Aldama (HNK Rijeka U-23, Kroasia), Imam Zakiri (Gimnastica Ceuta, Spanyol) dan Witan Sulaeman (Radnik Surdulica, Serbia).

Witan Sulaeman

(Witan tampil bersama klub kasta teratas Liga Serbia, Radnik Surdulica)

Jumlahnya semakin banyak jika memasukkan pemain-pemain keturunan yang pernah mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-19. Sebut saja kakak-beradik asal Jerman, Luah dan Kelana Mahessa yang membela tim Bonner SC (Jerman). Jangan lupakan juga Bagus Kahfi yang dalam waktu dekat membela tim muda FC Utrecht, Jong FC Utrecht (Belanda).

Semakin banyak pemain lokal yang bermain di luar negeri, makin tinggi pengalaman yang didapat. Ujung-ujungnya, perfoma Timnas Indonesia akan meningkat seiring banyaknya pengalaman yang disabet personel skuad Garuda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini