Terbukti saat tampil di SEA Games 2019, Egy Maulana Vikri yang baru berusia 19 tahun menjadi mesin gol Timnas Indonesia U-22, yang mana mencetak empat gol. Hanya saja, Egy Maulana Vikri absen di final SEA Games 2019 akibat cedera. Alhasil, Indonesia tumbang 0-3 dari Vietnam.

(Egy saat membela Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019)
Selanjutnya turun ke Timnas Indonesia U-19 ada Elkan Baggott yang berseragam Ipswich Town U-23 (Inggris), Brylian Aldama (HNK Rijeka U-23, Kroasia), Imam Zakiri (Gimnastica Ceuta, Spanyol) dan Witan Sulaeman (Radnik Surdulica, Serbia).

(Witan tampil bersama klub kasta teratas Liga Serbia, Radnik Surdulica)
Jumlahnya semakin banyak jika memasukkan pemain-pemain keturunan yang pernah mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-19. Sebut saja kakak-beradik asal Jerman, Luah dan Kelana Mahessa yang membela tim Bonner SC (Jerman). Jangan lupakan juga Bagus Kahfi yang dalam waktu dekat membela tim muda FC Utrecht, Jong FC Utrecht (Belanda).
Semakin banyak pemain lokal yang bermain di luar negeri, makin tinggi pengalaman yang didapat. Ujung-ujungnya, perfoma Timnas Indonesia akan meningkat seiring banyaknya pengalaman yang disabet personel skuad Garuda.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.