Kisah Menyentuh Andhika Ramadhani, Pemain Persebaya yang Selalu Bantu Ibu Jaga Warkop

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 18 Desember 2020 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 49 2330155 kisah-menyentuh-andhika-ramadhani-pemain-persebaya-yang-selalu-bantu-ibu-jaga-warkop-uwSIS8MHTm.jpg Penggawa Persebaya Surabaya, Andhika Ramadhani sering membantu ibunya jaga warung kopi yang berada di Surabaya Utara. (Foto: Laman resmi Persebaya)

SURABAYA – Tak adanya kompetisi Liga 1 membuat sejumlah pesepakbola Tanah Air kini mencoba mencari kesibukkan lain. Untuk penggawa Persebaya Surabaya, yakni Andhika Ramadhani, ia memilih untuk kembali membantu ibunya menjaga Warung Kopi (Warkop).

Ya, keluarga Andhika memang memiliki sebuah warkop di daerah Utara Surabaya. Ibunya sudah berusaha berdagang di warkop semenjak Andhika masih kecil. Bahkan, sewaktu Andhika masih duduk di Sekolah Dasar (SD) ia sudah rajin membantu ibunya tersebut untuk menjaga warung kopi itu.

Ibu Andhika memilih mencari nafkah menjadi penjaga warkop karena suaminya sudah meninggal semenjak ayah pemain Persebaya itu masih kecil. Jadi, tak heran Andhika pun sudah ikut bekerja ketika dirinya masih sangat kecil.

Baca Juga: Kiper Persib Bandung Ingin Tiru Jejak Legenda Juventus

Andhika Ramadhani ikut membantu ibunya menjaga warkop

Hebatnya, Andhika justru tak terbebani dengan kegiatannya menjaga warkop tersebut. Ia tetap bisa mewujudkan impiannya untuk menjadi pemain pesepakbola profesional setelah berjuang menyisihkan waktu berlatih dan membantu ibunya di warkop.

Bahkan Andhika pun bersyukur karena tetap bisa membantu ibunya ketika sedang berjuang menggapai mimpinya untuk menjadi penjaga gawang profesional. Andhika mengatakan ia jauh lebih baik dalam mengatur waktu, kapan latihan dan kapan harus membantu orang tuanya.

Tentu apa yang dilakukan Andhika itu patut dicontoh. Ia tak melupakan dari mana ia berasal dan juga tak lupa untuk terus mengabdi kepada ibunya yang tentunya juga berjuang untuk membiayai kehidupan keluarga mereka.

Gara-gara sudah mandiri sejak kecil, Andhika bahkan bisa membeli perlengkapan latihan seperti sepatu sepakbola dari bekerja dari tempat lain. Ia mengaku banyak bekerja dengan orang lain agar bisa mendukung aktivitasnya di dunia sepakbola.

"Saya sudah bantu ibu di warung sejak kecil. Waktu SD sih cuma bantu sedikit, nah pas sudah SMP sudah berani jaga warung sendiri," ujar Andhika, seperti apa yang dikutip dari laman resmi Persebaya, Jumat (18/12/2020).

Andhika Ramadhani ikut membantu ibunya menjaga warkop

"Alhamdulillah rutinitas ini tidak pernah mengganggu impian saya (untuk menjadi pesepakbola profesional). Bahkan membuat saya lebih semangat dan disiplin, jadi tau jam. Kapan harus bantu orang tua, kapan harus serius ngejar karier," sambungnya.

“Saya tidak dibayar dan tidak minta bayaran jaga warung. Murni karena mau bantu orang tua. Saya cuma minta ridho ibu saja, insya Allah yang lain lancar. Kalau urusan beli sepatu atau perlengkapan saya biasanya ikut-ikut kerja. Bisa bantu kakak atau ikut kerja di ruko sekitar warung," tambah Andhika.

Andhika pun sebenarnya masih terus ikut membantu ibunya ketika sedang menjalani karier sebagai pemain Persebaya. Namun, kini ia lebih sering membantu ibunya di warkop sambil menunggu kompetisi Liga 1 dimulai kembali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini