“Permainan kami terlalu statis. Kami tak pernah menguasai kotak penalti lawan. Sulit untuk menghadapi pertahanan dengan lima pemain. Tetapi, kami semua harus mengingat DNA Juventus,” lanjutnya.
Mantan gelandang AC Milan dan Inter Milan itu salut anak asuhnya tetap gigih mengurung pertahanan Torino. Kerja keras mereka terbayar dengan kemenangan di laga bertajuk Derbi Turin itu.
“Begitu mengunci Torino di area pertahannya, lebih mudah bagi kami untuk menembus pertahanan. Tidak semua bisa selalu memberikan 100 persen. Namun, kami memiliki tekad dan semangat menyerang. Hal itu memberikan kemenangan,”ucapnya.
Juventus kini masih bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara dengan poin 20. Mereka tertinggal 3 angka dari AC Milan yang berada di singgasana.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.