Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Takluk dari Cadiz, Barcelona Alami Start Terburuk di Liga Spanyol dalam 32 Tahun Terakhir

Djanti Virantika , Jurnalis-Minggu, 06 Desember 2020 |08:24 WIB
Takluk dari Cadiz, Barcelona Alami Start Terburuk di Liga Spanyol dalam 32 Tahun Terakhir
Cadiz vs Barcelona. (Foto: Twitter/@fcbarcelona)
A
A
A

CADIZ – Barcelona tampak benar-benar merana sejauh gelaran Liga Spanyol 2020-2021 ini. Barcelona mencatatkan start terburuk di Liga Spanyol dalam 30 tahun terakhir setelah dini hari tadi kembali menelan kekalahan.

Lionel Messi dan kawan-kawan memang tampak tak bisa banyak berjuang kala berhadapan dengan Cadiz dalam pekan ke-12 Liga Spanyol 2020-2021. Bermain di Stadion Ramon de Carranza, Minggu (6/12/2020) dini hari WIB, Barcelona tumbang dengan skor 1-2.

Cadiz vs Barcelona

Tak ada satu pun gol yang bisa diciptakan oleh para pemain Barcelona. Satu angka Barcelona di papan skor sendiri tercipta lewat gol bunuh diri penggawa Cadiz, yakni Pedro Alcala pada menit ke-57.

BACA JUGA: Penyebab Barcelona Kalah 1-2 dari Cadiz di Pekan Ke-12 Liga Spanyol 2020-2021

Dengan kekalahan 1-2 atas tim promosi ini, posisi Barcelona yang pasti menjadi tak baik di klasemen sementara. Kini, mereka hanya menempati urutan ketujuh dengan koleksi poin hanya 14 angka, terpaut hingga 12 poin dari Atletico Madrid yang tengah memimpin.

Tak hanya memengaruhi posisi di klasemen, kekalahan ini juga membawa Barcelona mengukir start terburuk di Liga Spanyol dalam 30 tahun terakhir. Sebagaimana diwartakan Goal, Minggu (6/12/2020), ini menjadi start terburuk Barcelona sejak musim 1987-1988.

Barcelona tercatat baru mengumpulkan 14 poin dari 10 pertandingan Liga Spanyol musim ini. Terakhir kali, Blaugrana -julukan Barcelona- mengumpulkan poin kurang dari jumlah itu adalah pada 32 tahun lalu. Pada musim itu, Barcelona baru meraih 13 angka di periode yang sama.

Dari 10 laga yang telah dijalani musim ini, Barcelona hanya memenangkan empat laga, yakni melawan Osasuna, Real Betis, Celta Vigo, dan Villarreal. Sementara itu, enam laga lain berakhir dengan dua seri dan empat kekalahan.

Cadiz vs Barcelona

Selain kalah dari Cadiz, armada Ronald Koeman juga kalah dari Atletico Madrid, Real Madrid, dan juga Getafe. Tentu saja, Barcelona perlu melakukan perubahan besar dari kinerja di atas lapangan jika ingin menjaga asa merebut gelar juara musim ini.

Jika tidak, Barcelona sangat mungkin kembali berakhir dengan buruk seperti musim 2019-2020. Pada musim tersebut, Barcelona diketahui gagal merebut satu pun gelar juara.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement