Tak Jadi Pensiun, Zlatan Ibrahimovic Ingin Ubah Mentalitas AC Milan

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Selasa 01 Desember 2020 17:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 47 2319699 tak-jadi-pensiun-zlatan-ibrahimovic-ingin-ubah-mentalitas-ac-milan-vs55vAxIpQ.jpg Zlatan Ibrahimovic (Foto: Media AC Milan)

MILAN – Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya memiliki rencana untuk pensiun setelah masa kontraknya dengan LA Galaxy berakhir di pengujung 2019. Akan tetapi, hal itu tak jadi ia lakukan setelah mendapat panggilan dari AC Milan.

Ketika itu usia Ibra pasalnya sudah 38 tahun. Maka dari itu, ia merasa sudah berada di pengujung kariernya sebagai pesepakbola profesional. Kendati demikian, Direktur Teknis Milan, Paolo Maldini, menghubunginya untuk mengajak bergabung.

Ibra sendiri justru merasa tertantang setelah mendapat tawaran tersebut. Sebab, ia tahu Milan sedang dalam masa-masa sulit setelah selama beberapa tahun terakhir selalu gagal untuk bisa tampil di ajang Liga Champions.

Baca juga: Usai Bungkam Fiorentina, Para Pemain Milan Video Call dengan Pioli

AC Milan

Menurut Ibra, hal itu terjadi karena para pemain Milan sekarang tidak memiliki mentalitas yang sama dengan orang-orang terdahulu, yang pernah menjadi rekan setimnya. Maklum saja, sebab skuad Milan sekarang banyak dihuni oleh para pemain muda.

Maka dari itu, Ibra memiliki ambisi untuk bisa membangkitkan mental bertanding dari para pemain Milan. Hasilnya pun terbukti, meski saat ini Milan merupakan tim dengan rata-rata usia termuda di Liga Italia, namun mereka berhasil memuncaki klasemen sementara.

Selain itu, Ibra juga ingin menantang dirinya sendiri. Sebab, sebelum ini banyak para pemain Milan yang pergi kemudian balik lagi membela Rossoneri, namun tak bisa menampilkan performa sebagus sebelumnya. Sebut saja Andriy Shevchenko dan Ricardo Kaka.

“Pertanyaan pertama yang saya dapatkan ketika saya kembali ke Milan terkait dengan semua mantan pemain yang telah kembali dan tidak memenuhi standar sejak pertama kali mereka di sini, mereka mengalami kegagalan,” kata Ibrahimovic kepada UEFA, Selasa (1/12/2020).

“Apa perbedaan dalam kasus saya? Saya menjawab dengan sederhana bahwa saya tidak pernah kehilangan hasrat saya untuk apa yang saya lakukan. Setiap kali saya pergi ke lapangan, saya merasa seperti anak kecil yang makan permen untuk pertama kalinya,” jelas bomber Swedia tersebut.

Zlatan Ibrahimovic

“Saya mengerti bahwa bola adalah sahabat saya dan saya ingin bersama sahabat saya selama sisa hidup saya. Hidup adalah tentang tantangan. Saya merasa sudah cukup dan saya mulai berpikir apakah akan melanjutkan atau tidak,” ungkap Ibra.

“Bagi saya adalah tantangan besar untuk kembali ke sini untuk mencoba mengubah mentalitas, mencoba mengubah situasi dan membuat para pemain memahami tentang apa Milan itu. Milan yang saya kenal, Milan yang dikenal seluruh dunia,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini