Persija Jakarta Izinkan Pemain Bermain di Luar Negeri

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 30 November 2020 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 51 2318767 persija-jakarta-izinkan-pemain-bermain-di-luar-negeri-T9swf0HXwj.jpg Ryuji Utomo. (Foto/Persija Jakarta)

JAKARTA – Persija Jakarta menyatakan bahwa manajemen mengizinkan para pemain mereka untuk bermain di klub di luar negeri. Langkah ini diambil karena manajemen Persija bersikap realistis akibat dampak pandemi Covid-19 yang membuat Liga 1 2020 terhenti hingga saat ini.

Direktur Persija, Ferry Paulus mengatakan alasan klub tak mau menutup kesempatan bagi para pemain yang ingin berkarier di luar negeri. Pertimbangannya adalah para pemain terancam kehilangan kesempatan untuk mengembangkan kariernya. Selain itu, dengan bermain di luar negeri, para pemain akan membawa dampak positif ke Timnas Indonesia.

Foto/Persija Jakarta

Paulus mengakui ada beberapa penawaran klub Asia yang tertarik merekrut pemain Persija secara langsung ataupun ke agen. Namun, kata dia, yang menjadi prioritas Persija adalah tawaran yang menguntungkan pemain serta klub.

Baca juga: Tujuh Titik Merah-Oranye Meriahkan Hari Jadi Ke-92 Persija

“Memang benar beberapa pemain pilar Persija diincar beberapa klub luar negeri bahkan di antaranya memiliki reputasi besar,” ungkap Paulus mengutip laman Persija, Senin (30/11/2020).

“Hal ini tak terlepas dari kualitas para pemain sendiri dan kesuksesan Persija dalam menjadi juara 2018 dan menembus Final Piala Indonesia 2019.”

“Persija tidak menutup pintu bagi tim asing karena dalam kondisi yang dilematis. Hal ini tidak terlepas dari bursa transfer beberapa liga di Asia Tenggara yang hampir berdekatan dengan rencana kick off liga 1, sehingga bila kemungkinan terburuk kompetisi kembali ditunda, maka kesempatan pemain berlaga di luar negeri hilang,” paparnya.

Meski memberi izin, Ferry Paulus menekankan bahwa para pemain Persija diberi syarat jika ingin berkarier di lua negeri. Kata dia, para pemain harus kembali jika dipanggil tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

“Sudah ada komunikasi juga dengan pemain, bila Persija kembali memanggil, maka mereka akan kembali ke Jakarta,” ujarnya.

Foto/Persija Jakarta

Pernyataan manajemen Persija datang setelah ramai pemberitaan bahwa Barito Putera mempersulit kepindahan Amiruddin Bagus Kahfi ke klub asal Belanda, FC Utrecht. Bagus gagal pindah karena Barito tidak mengeluarkan surat keluar bagi sang pemain hingga tenggat waktu yang diberikan Utrecht pada Jumat 27 November 2020.

Bagus pun kecewa dia batal berseragam Utrecht. “Karena hal yang saya tidak mengerti, mimpi saya harus terhenti. Janji, janji , janji. Sayang kali ini tidak berarti,” tulisnya di Instagram.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini