Puncaki Klasemen Liga Inggris, Skuad Tottenham Tak Senang

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 30 November 2020 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 45 2319070 puncaki-klasemen-liga-inggris-skuad-tottenham-tak-senang-IqftIy5TNC.jpg Hugo Lloris dan Jose Mourinho. (Foto/Reuters)

LONDON Tottenham Hotspur sedang memuncaki klasemen sementara Liga Inggris 2020-2020 setelah pekan kesepuluh berhasil menaham imbang Chelsea tanpa gol di Stadion Stamford Bridge pada Minggu 29 November 2020. Namun, bos Spurs, Jose Mourinho mengungkapkan bahwa anak asuhnya tak senang dengan posisi tersebut.

Tottenham dalam laga melawan Chelsea harus terus bermain dalam posisi bertahan karena dikepung pasukan Frank Lampard. Bahkan Timor Werner berhasil mencetak gol, namun dianulir karena sudah terlebih dahulu dalam posisi offside.

Foto/Reuters

Secara statistik, Chelsea berhasil melakukan penguasaan bola sebesar 61% dengan menciptakan tendangan sebanyak 13 kali. Sedangkan Spurs hanya mampu melepaskan tembakan sebanayk lima kali.

Baca juga: Pemain Tottenham Kesal Gagal Menang atas Chelsea, Mourinho Bahagia

Meski dihantam dengan serangan The Blues, pasukan Spurs tetap solid menjaga pertahanan. Mereka berhasil menjaga gawang mereka nirbobol hingga laga usai.

Hasil imbang tersebut membuat si Lili Putih—julukan Tottenham Hotspur—memuncaki klasemen dengan meraih 21 poin, angka yang sama dengan Liverpool di bawah mereka. Spurs berhak menempati posisi teratas karena selisih gol dari skuad Jurgen Klopp.

Sedangkan Chelsea tertahan di posisi ketiga. Mereka tertinggal dua poin dari sang pemuncak klasemen sementara.

Namun, Mourinho mengungkapkan setelah pertandingan bahwa skuad tidak puas dengan poin yang merekada dapat di kandang Chelsea. Dia mengatakan ada perubahan mentalitas yang terjadi dalam pasukannya.

“Hasil imbang di Stamford Bridge biasanya merupakan hal yang positif dan tetap berada di puncak liga juga merupakan hal yang positif. Tapi ruang ganti saya tidak senang dengan itu dan itu luar biasa,” tuturnya mengutip Daily Star, Senin (30/11/2020).

“Ini adalah perubahan total dari mentalitas dan kepribadian. Itu adalah pertandingan di mana kami menghormati mereka dan mereka menghormati kami. Tidak ada yang bertaruh hari ini atau mencoba mengubah arah permainan.”

“Semua orang dalam situasi satu kesalahan memenangkan pertandingan, terutama dalam 15 menit terakhir.”

“Saya suka menjadi yang teratas dan melakoni pertandingan pertama kami dengan sejumlah fan, meski hanya 2.000 penggemar, itu adalah hadiah untuk penggemar Tottenham. “Kami datang dari posisi yang sulit musim lalu dan kami senang dengan itu,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini