5 Pesepakbola Pengkhianat yang Bikin Heboh, Nomor 1 Absen di Final Liga Champions

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 25 November 2020 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 51 2315831 5-pesepakbola-pengkhianat-yang-bikin-heboh-nomor-1-absen-di-final-liga-champions-rEWvVVoTOi.jpg Luis Figo (tengah), pindah dari Barcelona ke Madrid pada musim panas 2001. (Foto: REUTERS)

KATA profesionalisme membuat pesepakbola sah-sah saja berpindah klub dari satu tim ke tim yang lain. Sejumlah pesepakbola tidak takut meski meninggalkan tim yang dibela, demi bergabung ke klub rival.

Salah satunya adalah pesepakbola legenda asal Portugal, Luis Figo. Karena merasa tak lagi dihargai Barcelona, Luis Figo memutuskan pindah ke rival abadi Blaugrana, Real Madrid, pada musim panas 2000.

Akibatnya, fans Barcelona berontak. Ketika Figo yang menggunakan seragam Madrid menyambangi Estadio Camp Nou, salah satu fans Barcelona melemparkan plastik berbentuk kepala babi kepada pesepakbola peraih trofi Ballon dOr 2000 tersebut. Selain Figo, siapa saja pesepakbola yang bisa dicap sebagai pengkhianat?

Berikut 5 pesepakbola pengkhianat yang bikin heboh dunia si kulit bulat:

5. Gonzalo Higuain

Gonzalo Higuain

Higuain memutuskan pindah dari Napoli ke Juventus pada musim panas 2016. Kepergian Higuan ke Juventus merupakan sebuah penghinaan bagi fans Napoli. Sebab, sejak dulu fans Napoli menganggap Juventus sebagai lawan utama mereka.

Fans Napoli pun menggila. Mereka membuang seragam Napoli dengan nama Higuain ke selokan. Kemudian, papan reklame yang masih menampilkan gambar Higuan dirobek. Bahkan salah satu restoran di Kota Naples siap memberikan makanan gratis kepada pengujung, jika Higuain mengalami cedera bersama Juventus.

4. Ashley Cole

Ashley Cole

Uang merupakan salah satu alasan Ashley Cole meninggalkan Arsenal demi melanjutkan karier bersama Chelsea pada musim panas 2006. Saat itu, Arsenal hanya menawarkan gaji 55 ribu pounds (Rp1,03 miliar) per pekan kepada Ashley Cole.

Namun, Chelsea berani memberikan bayaran 90 ribu pounds (Rp1,7 miliar) per pekan kepada Ashley Cole. Singkat kata, Ashle Cole sukses besar bersama Chelsea.

BACA JUGA: Luis Figo Dukung Keputusan Lionel Messi Tinggalkan Barcelona

Ia tercatat memenangkan sembilan trofi, selama delapan tahun (2006-2014) membela Chelsea, termasuk satu gelar Liga Champions (2011-2012). Gelar Liga Champions itu yang tak pernah dimenangkan Ashley Cole bersama Arsenal.

3. Steven Defour

Steven Defour

(Defour saat membela Timnas Belgia)

Steven Defour pernah membela Standard Liege dari 2006-2011. Dalam periode tersebut, gelandang yang kini berusia 32 tahun itu mengantarkan sang klub dua kali juara Liga Belgia, tepatnya pada 2007-2008 dan 2008-2009.

Setelah tiga tahun (2011-2014) merumput ke Portugal bersama FC Porto, Defour kembali ke Belgia dengan bergabung ke klub rival Standard Liege, Anderlecht. Ketika tampil di laga Anderlecht, fans tuan rumah mengibarkan spanduk yang menampilkan gambar penjahat bernama Jason Vorhees, yang sedang memegang kepala Defour.

Dalam gambar itu juga tertulis kata merah (darah) atau mati. Pada akhirnya, Defour yang emosi karena kerap mendapat provokasi dari fans tuan rumah harus menerima kartu merah di laga tersebut.

2. Sol Campbell

Sol Campbell

Sudah rahasia umum, Arsenal dan Tottenham Hotspur merupakan klub yang memiliki rivalitas tinggi di London Utara. Namun, Sol Campbell mengesampingkan rivalitas itu dengan memilih pindah dari Tottenham ke Arsenal pada musim panas 2001.

Selama lima tahun (2001-2006) membela Arsenal, Campbell memenangkan empat trofi dan dua di antaranya merupakan gelar Liga Inggris. Hal itu kontras dengan pencapaian Campbell bersama Tottenham Hotspur, yang mana dalam sembilan tahun (1992-2001) hanya ada satu trofi yang mendarat, itu pun hanya selevel Piala Liga Inggris pada 1998-1999.

1. Mario Gotze

Mario Gotze

(Gotze saat mendapat arahan dari pelath Dortmund saat ini, Jurgen Klopp)

Gotze tampil menggila bersama Dortmund di musim 2012-2013. Dari 44 pertandingan di semua kompetisi, Gotze mengoleksi 15 gol dan 20 assist. Penampilan apik Gotze membuat raksasa Jerman, Bayern Munich, tertarik memboyong gelandang lincah tersebut.

Alhasil, beberapa hari sebelum final Liga Champions 2012-2013 yang mempertemukan Bayern vs Dortmund digelar, Gotze dikabarkan sepakat gabung Die Roten. Bayern menebus klausul lepas Gotze yang mencapai 37 juta euro atau sekira Rp623,8 miliar.

Uniknya setelah kesepakatan itu, Gotze absen di laga final Liga Champions 2012-2013 karena cedera. Hanya saja, banyak pihak tidak percaya Gotze absen karena cedera. Ditengarai, Gotze absen karena pesepakbola asal Jerman itu telah sepakat gabung Bayern.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini