Lebih parahnya, pencoretan ini menjadi yang kedua bagi Serdy setelah pada pemusatan sebelumnya menjelang keberangkatan ke Kroasia. Ia dicoret karena alasan yang sama yakni terlambat latihan dan telat bangun pagi.
Padahal Serdy telah diberi kepercayaan lagi oleh pelatih Shin Tae-yong setelah kesalahannya terdahulu, untuk ikut TC di Jakarta. Dengan begitu, ia tak akan diboyong dalam rencana TC ke luar negeri.

Sebagai bapak yang mengasuh Serdy di klub, Sumardji juga meminta maaf atas sikap yang ditunjukkan anak asuhnya tersebut.
"Mohon maaf atas pelanggaran yang sudah dilakukan Serdy. Saya mewakili manajemen Bhayangkara tentu berharap kejadian ini tak terulang karena kami ingin Serdy bisa jadi punggawa timnas yang tangguh di posisinya," kata Sumardji.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)