Conte Ingin Inter Belajar dari Kemenangan Susah Payah Lawan Torino

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 23 November 2020 03:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 47 2314134 conte-ingin-inter-belajar-dari-kemenangan-susah-payah-lawan-torino-9M4xzeC157.JPG Antonio Conte menyalami Romelu Lukaku (Foto: Reuters/Alessandro Garofalo)

MILAN – Hasil positif berhasil dipetik Inter Milan kala menjamu Torino pada pekan kedelapan Liga Italia 2020-2021 di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu 22 November malam WIB. Bagi Pelatih Antonio Conte, kemenangan dengan susah payah itu akan menjadi pelajaran berharga.

Meski menang, Inter Milan tidak meraihnya dengan mudah. Mereka tertinggal 0-1 pada babak pertama setelah Torino mencetak gol di penghujung waktu lewat Simone Zaza. Nerazzurri bahkan harus mengejar defisit dua gol setelah Cristian Ansaldi mencetak gol lewat titik putih (62’).

Kebangkitan Inter Milan diawali oleh gol Alexis Sanchez pada menit 64. Setelah itu, tuan rumah menambah dua gol lewat Romelu Lukaku (67’, 84’) sehingga berbalik unggul 3-2. Tiga angka dipastikan oleh Lautaro Martinez berkat golnya pada injury time.

Baca juga: Susah Payah Lawan Torino, Lukaku: Inter Belum Jadi Tim Besar

Romelu Lukaku menyamakan skor (Foto: Reuters)

Skor 4-2 memang mengesankan Inter Milan menang cukup telak atas Torino. Namun, angka penuh itu dipetik dengan penuh perjuangan keras. Antonio Conte berharap, penampilan anak asuhnya sepanjang 90 menit itu dapat menjadi alarm kebangkitan.

“Saya ingin melihat determinasi, amarah, dan api semangat yang kami tunjukkan musim lalu. Sejauh ini, kami sedikit kehilangan hal itu. Anda butuh segalanya untuk menang, intelegensia, taktik, tetapi juga kaki dan hati,” papar Antonio Conte, dilansir dari Football Italia, Senin (23/11/2020).

“Saya tidak terlalu menyukai babak pertama karena sesungguhnya kami seperti tidak bermain. Saya berharap ini menjadi pengingat. Beberapa kali kami seperti kurang bersemangat untuk menyulitkan lawan,” imbuh pria berkebangsaan Italia itu.

Daya juang selama 90 menit memang selalu menjadi karakter tim-tim asuhan Antonio Conte. Menurutnya, hanya dengan semangat tempur itu, Inter Milan pantas untuk berbicara tujuan dan target yang ingin diraih, bukan hanya kemampuan teknis.

“Seperti saya katakan, kami harus berjuang keras, hanya dengan begitu kita bisa berbicara mengenai target dan tujuan. Jika kami berusaha melakukan semuanya dengan umpan backheel dan operan cantik, kami tidak akan sampai ke mana-mana,” tegas Antonio Conte.

Kemenangan 4-2 atas Torino itu mengakhiri rentetan negatif yang dijalani Inter Milan sejak Oktober 2020. Romelu Lukaku dan kawan-kawan bahkan tidak pernah menang dalam empat laga terakhir di semua kompetisi dengan catatan tiga imbang dan satu kali kalah.

Angka penuh itu untuk sementara membawa Inter Milan naik ke peringkat lima klasemen dengan nilai 15. Mereka masih ada di jalur yang benar untuk bertarung memperebutkan scudetto Liga Italia 2020-2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini