5 Pemain U-19 yang Menggila di Usia Muda

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 10 November 2020 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 51 2307210 5-pemain-u-19-yang-menggila-di-usia-muda-NrmoeQxGTZ.jpg Ansu Fati. (Foto: Instagram/@ansufati)

KARIER manis di dunia sepakbola sudah bisa ditunjukkan sejumlah pemain saat masih berusia muda. Tak ayal, namanya mereka pun semakin tersohor di kancah internasional hingga serba-serbi soal kehidupannya selalu menjadi sorotan.

Penampilan apik para pemain muda ini bahkan telah memuluskan perjalanan karier mereka dari tim junior hingga menembus skuad utama sejumlah klub tersohor. Tak hanya sekadar memperkuat tim utama, pemain-pemain yang usianya masih di bawah 19 tahun ini bahkan bisa terus memberi kontribusi besar.

Ada sejumlah pemain yang masuk kategori ini. Sebagaimana dikutip dari Sportskeeda, Selasa (10/1/2020), berikut lima pemain U-19 yang menggila di usia muda.

5. Bukayo Saka

Di urutan kelima, ada Bukayo Saka. Dia merupakan pemain Inggris keturunan Nigeria. Saka telah menjadi salah satu pemain muda paling cemerlang yang muncul dari akademi Arsenal.

Bukayo Saka

Pemain sayap kiri yang juga cukup fleksibel untuk ditempatkan di berbagai posisi itu pun telah bermain reguler di bawah asuhan Mikel Arteta sejak musim lalu. Dia total membuat 39 penampilan. Saka baru-baru ini melakukan debut internasionalnya melawan Wales dan secara mengejutkan mendapat banyak pujian dari Arteta.

"Yang saya suka dari dia adalah dia sangat serbabisa, sangat cerdas, pandai beradaptasi, serta memiliki banyak keberanian untuk bermain. Tidak peduli posisi mana yang dia mainkan, dia bertindak dengan cara yang persis sama,” ujar Arteta.

4. Rodrygo

Selanjutnya, ada nama Rodrygo. Bakat pemain yang satu ini tentu saja sudah tak perlu diragukan lagi. Dia adalah salah satu prospek terpanas di dunia sepakbola saat ini.

Rodrygo

Remaja asal Brasil itu telah memeriahkan panggung Liga Champions musim lalu dengan mencetak hattrick melawan Galatasaray. Dalam prosesnya, dia menjadi pemain termuda kedua dalam sejarah kompetisi yang menorehkan catatan manis tersebut. Kiprah manisnya pun terus berlanjut ke musim ini sehingga pujian diberikan oleh pelatihnya, Zinedine Zidane.

“Dia baru berusia 18 tahun. Kami sangat senang dengannya. Dia bekerja keras dan melakukan banyak hal. Kami perlu memiliki kesabaran dan tidak menekannya. Dia sangat berbakat. Rodrygo adalah pemain berkualitas tinggi dan dia datang ke sini untuk melakukan apa yang dia lakukan,” ujar Zidane.

3. Mason Greenwood

Kemudian, ada juga nama Mason Greenwood. Di usia yang baru 19 tahun, dia sudah menorehkan prestasi gemilang untuk Manchester United sejak musim lalu. Dia mencatatkan 19 gol dan enam assist dalam 61 penampilan untuk Man United.

Mason Greenwood

Greenwood sangat makmur di bawah Ole Gunnar Solskjaer. Dia mencetak 10 gol di Liga Inggris musim lalu. Striker serbabisa itu telah menunjukkan kehebatannya dari sayap. Sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer, pun punya pandangan yang sangat positif untuk sang pemain.

“(Greenwood) berbakat besar, finisher hebat, dan dia belajar lebih banyak, tumbuh lebih banyak, (membuat) keputusan yang lebih baik di dalam dan luar lapangan. Dia finisher yang luar biasa, bisa mencetak gol dengan kaki kanan, kaki kiri. Jika dia bisa belajar bagaimana menyundul bola, dia akan menjadi striker yang lengkap,” tutur Solskjaer.

2. Eduardo Camavinga

Di urutan kedua, ada nama Eduardo Camavinga. Gelandang Prancis kelahiran Angola itu menegaskan bahwa masa mudanya bisa gemilang berkat bakatnya. Dia memainkan peran kunci untuk memastikan kualifikasi Rennes ke Liga Champions musim lalu.

Eduardo Camavinga

Kecerdasan taktis dan keserbagunaan Camavinga adalah atribut terbesarnya. Meskipun mencetak gol masih dalam proses baginya. Remaja itu menjadi pencetak gol termuda kedua di Prancis ketika melakukannya saat Les Bleus melawan Swiss. Camavinga pun sudah masuk radar klub-klub top Eropa, seperti Real Madrid.

"Akan sangat baik baginya untuk bertahan setidaknya satu tahun lagi di Rennes karena dia perlu mendukung apa yang telah dia lakukan. Dia berada di tempat yang dia kenal dengan baik. Dia berada di klub yang memiliki kepercayaan besar kepadanya dan dikelilingi orang yang mengenalnya dengan sempurna," ujar pelatih Rennes, Julien Stephan.

1. Ansu Fati

Terakhir, ada nama Ansu Fati. Dia adalah salah satu prospek paling menjanjikan yang muncul dari akademi La Masia Barcelona sejak Lionel Messi. Ansu Fati mulai bangkit di musim debutnya untuk Blaugrana pada musim lalu.

Dia mencetak gol melawan Inter Milan di Liga Champions untuk menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah kompetisi. Tidak mengherankan, Fati mendapat menit bermain lebih banyak di bawah manajer baru, Ronald Koeman, musim ini.

Ansu Fati

Sang pemain pun merespons kesempatan itu dengan baik. Golnya melawan Ferencvaros membuatnya menjadi yang termuda dalam sejarah Liga Champions yang mencetak banyak gol di kompetisi tersebut.

"Saya sangat menyukainya dan saya mencoba membantu dan mendukungnya. Dia pemain yang luar biasa dan memiliki apa yang diperlukan untuk sukses. Anda harus ingat bahwa dia masih berusia belasan tahun. Saya harap dia terus menikmatinya," ujar Koeman.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini