2 Pemain Man United Bermain Buruk saat Kalah dari Arsenal

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 02 November 2020 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 45 2302672 2-pemain-man-united-bermain-buruk-saat-kalah-dari-arsenal-aQPhK0L7Gx.jpg Fred dan Alexandre Lacazette. (Foto/Arsenal)

MANCHESTER Manchester United kalah 1-0 saat menjamu Arsenal di Old Trafford, Minggu 1 November 2020. Legenda Man United, Paul Scholes menilai dua gelandang Setan Merah, Scott McTominay dan Fred bermain buruk sehingga eks klubnya tak berhasil meraih poin penuh.

Ole Gunnar Solskjaer memulai laga dengan menggunakan formasi berlian 4-3-3 atau 4-1-2-1-2. Lini tengah Setan Merah dihuni Bruno Fernandes, Paul Pogba, Fred dan McTominay.

Foto/UEFA

Namun, trio lini tengah Arsenal, Bukayo Saka, Thomas Partey, Mohamed Elneny bermain apik. Mereka mendominasi sepanjang babak pertama.

Baca juga: 5 Penyebab Manchester United Kalah 0-1 dari Arsenal

Pada babak kedua petaka datang untuk Man United. Pogba melakukan tekel terlambat kepada Hector Bellerin di area kotak terlarang, sehingga berbuah penalti untuk pasukan Arsenal. Pierre-Emerick Aubameyang yang maju sebagai algojo sukses menjebol gawang Man United yang dijaga David De Gea.

Namun, menilai penyebab kekalahan Man United dari Arsenal bukan terletak pada Pogba. Dia mengklaim performa Fred dan McTominay yang bermain buruk menjadi penyebab Setan Merah dipecundangi The Gunners.

"Jujur, ini penampilan terburuk Manchester United di Old Trafford ," kata Scholes kepada Premier League Productions mengutip Metro, Senin (2/11/2020).

"Anda harus memberikan pujian kepada Arsenal, mereka sangat bagus tetapi di sisi lain, dua pemain lini tengah Man United tidak bisa diharapkan,” sindir Scholes.

“Jika Anda ingin mendapatkan yang terbaik, pemain paling kreatif yang bisa mencetak gol dengan bola, maka dua pemain lini tengah harus bisa menguasai bola tetapi kualitas keduanya (Fred dan McTominay) hilang,” tambah eks gelandang Man United tersebut.

Foto/Arsenal

Scholes menjelaskan Fred dan McTominay bermain layaknya sebagai bek tengah, bukan sebagai gelandang pemutus serangan. Keduanya, lanjut Scholes, tak punya semangat daya juang dan tak bisa menigirim bola ke area kotak penalti.

“Mereka kehabisan ide dan hanya memiliki dua tembakan tepat sasaran, salah satunya adalah Matic di kaki kanannya. Ini pertandingan yang mengecewakan tapi mereka harus bangkit kembali," harapnya.

Akibat kekalahan ini, Man United masih terpuruk di posisi ke-15 klasemen sementara Liga Inggris dengan mengumpulkan tujuh poin. Sedangkan Arsenal naik ke posisi ketujuh dengan meraih 12 poin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini