5 Penyebab Manchester United Kalah 0-1 dari Arsenal

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 02 November 2020 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 45 2302660 5-penyebab-manchester-united-kalah-0-1-dari-arsenal-ikMjxvWX5Q.jpg Rashford (kiri) saat berduel dengan Thomas Partey. (Foto: Twitter/@premierleague)

MANCHESTER United kalah 0-1 dari Arsenal di lanjutan pekan ketujuh Liga Inggris 2020-2021, via gol penalti yang dilesakkan Pierre-Emerick Aubameyang (69’). Kekalahan ini semakin mempertajam catatan buruk Man United saat tampil di laga kandang pada Liga Inggris 2020-2021.

Dalam tiga laga kandang sebelumnya, Man United tumbang 1-3 dari Crystal Palace dan 1-6 dari Tottenham Hotspur. Sementara itu, satu laga sisanya berakhir 0-0, tepatnya saat menjamu Chelsea. Dari jalannya laga kontra Arsenal, apa penyebab yang membuat Man United tumbang?

Berikut 5 penyebab Manchester United kalah 0-1 dari Arsenal:

5. Langsung Tertekan

Mikel Arteta

(Arteta minta pemain Arsenal kurung Man United sejak awal pertandingan)

Pelatih Arsenal Mikel Arteta langsung menginstruksikan para pemainnya untuk mengurung pertahanan Man United sejak awal pertandingan. Strategi itu berjalan sukses karena menyebabkan para pemain Man United kesulitan mengembangkan permainan.

Bahkan akibat sering ditekan, pemain belakang Man United seperti Victor Lindelof dan Harry Maguire kerap membuat blunder. Puncaknya terjadi di menit 68 setelah Paul Pogba menjatuhkan fullback kanan Arsenal Hector Bellerin di kotak terlarang.

4. Malam Buruk Paul Pogba

Paul Pogba

Pogba mendapat kepercayaan dari pelatih Man United Ole Gunnar Solskjaer untuk tampil sebagai starter di laga kontra Arsenal. Dalam pola 4-3-1-2 racikan Solskjaer, Pogba berdiri sejajar dengan gelandang Man United lainnya, yakni Scott McTominay dan Fred.

BACA JUGA: Tak Ada Perubahan, Manchester United Pecat Solskjaer?

Alih-alih menjadi penyalur bola yang baik, Pogba justru membuat kesalahan yang membuat Man United kebobolan. Di menit 68, Paul Pogba menjatuhkan fullback kanan Arsenal Hector Bellerin di kotak terlarang. Akibatnya Arsenal mendapatkan hadiah penalti yang dikonversi menjadi gol oleh Aubameyang.

3. Kembalinya Aubameyang

Aubameyang

Aubameyang kembali menunjukkan dirinya belum habis. Penyerang berpaspor Gabon itu mencetak gol kemenangan Arsenal atas Man United, setelah sebelumnya absen mengemas bola dalam lima laga beruntun Liga Inggris.

Hal ini menunjukkan Aubameyang siap kembali bersaing di perebutan gelar top skor Liga Inggris 2020-2021. Sekadar informasi, Aubameyang merupakan top skor Liga Inggris 2018-2019 dan runner-up top skor semusim berselang.

2. Gemilangnya Thomas Partey

Thomas Partey

Thomas Partey menunjukkan kelayakannya diboyong Arsenal dari Atletico Madrid seharga 50 juta euro atau sekira Rp854,2 miliar. Gelandang berpaspor Pantai Gading itu berperan merusak daya ledak Man United yang dikendalikan Bruno Fernandes.

Tercatat sepanjang pertandingan, Partey mencatatkan empat tekel sukses dan memenangkan satu duel udara. Tidak sampai di situ, Partey juga mencatatkan 93 persen umpan sukses. Karena itu, tak heran Arsenal mengalahkan Man United 1-0.

1. Perubahan Formasi

Ole Gunnar Solskjaer

Solskjaer meninggalkan formasi andalannya, 4-2-3-1, dan beralih ke 4-3-1-2. Pola ini ternyata tidak berkembang secara maksimal, yang mana lini tengah gagal memberikan suplai maksimal ke lini depan.

Formasi baru ini membuat pemain Man United membutuhkan adaptasi. Akibatnya, Paul Pogba dan kawan-kawan kesulitan beradaptasi karena langsung dihadapkan dengan salah satu klub teras Liga Inggris.

Kekalahan ini membuat isu pemecatan Solskjaer dari kursi pelatih Man United kembali berembus. Pesepakbola legenda Man United Roy Keane bahkan tidak kaget jika Solskjaer dipecat manajemen Setan Merah dalam waktu dekat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini