MANCHESTER – Pil pahit harus ditelan Manchester United ketika ditumbangkan Arsenal dengan skor tipis 0-1 pada pekan ketujuh Liga Inggris 2020-2021, Senin (2/11/2020) dini hari WIB. Bagi Manajer Ole Gunnar Solskjaer, hasil negatif itu merupakan konsekuensi dari inkonsistensi performa anak asuhnya.
Harapan besar diusung Man United jelang laga di Stadion Old Trafford. Mereka berharap dapat melanjutkan tren positif dan performa gemilang usai menang telak atas RB Leipzig pada tengah pekan di Liga Champions 2020-2021.
Apa mau dikata, penampilan Man United justru menurun. Mereka hanya mampu mencatatkan dua tembakan tepat sasaran selama 90 menit. Jumlah tembakan yang sama dihasilkan Arsenal, tetapi satu di antaranya berbuah gol lewat penalti Pierre-Emerick Aubameyang di menit 68.
Baca juga: Jawaban Solskjaer soal Performa Buruk Man United di Old Trafford

Melihat penampilan melawan Arsenal, Ole Gunnar Solskjaer berani mengatakan Marcus Rashford dan kawan-kawan kurang konsisten. Padahal, performa mereka sempat menanjak ketika membekap Paris Saint-Germain (PSG) dan RB Leipzig di Liga Champions.
“Kami paham ada alasan di balik skuad yang besar ini. Anda ingin tampil bagus sepanjang waktu, tetapi itu tidak mungkin,” ujar Ole Gunnar Solskjaer, mengutip dari laman resmi Man United, Senin (2/11/2020).
“Dengan tingginya standar saat melawan PSG, cukup oke saat melawan Chelsea, dan kami kembali hebat saat melawan RB Leipzig. Namun, kami menurun lagi hari ini dan itu adalah masalah konsistensi,” imbuh pria berkebangsaan Norwegia itu.