Noah Gesser, si Calon Ujung Tombak Timnas Indonesia U-16

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 06:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 51 2300041 noah-gesser-si-calon-ujung-tombak-timnas-indonesia-u-16-ZDgVoSYYdU.jpg Noah Gesser (Foto: Instagram Noah Gesser)

JAKARTA – Belakangan ini muncul wacana bahwa tim nasional (Timnas) Indonesia U-16 berpotensi menggunakan pemain keturunan di dalam skuad mereka. Cara tersebut diambil oleh Timnas Indonesia U-16, usai mereka memetik hasil mengecewakan di dua laga uji coba.

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia U-16 memang baru saja pulang dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk menjalani laga uji coba. Dua laga tersebut dipersiapkan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk mematangkan persiapan mereka tampil di Piala Asia U-16 2020.

Akan tetapi sayangnya dalam dua laga uji coba tersebut, Timnas Indonesia U-16 harus memetik hasil minor. Ya, pada laga perdana Timnas Indonesia U-16 kalah 2-3 dari UEA. Sementara pada laga kedua, Timnas Indonesia U-16 harus kalah telak 0-4.

Noah Gesser

Dua hasil minor itu membuat PSSI berencana memasukan pemain-pemain keturunan ke skuad Timnas Indonesia U-16. Salah satu kandidat pemain keturunan yang berpeluang besar membela Timnas Indonesia U-16 adalah Noah Gesser.

Ya, pemain berusia 15 tahun tersebut sendiri memang tampil cukup tajam sebagai penyerang bersama tim junior raksasa Liga Belanda, yakni Ajax Amsterdam. Noah sejauh ini menjadi pencetak gol terbanyak dengan torehan tujuh gol.

Baca Juga: 

Meski terlihat begitu tajam sebagai penyerang, ternyata terdapat sebuah kisah unik dalam perjalanan karier Noah. Ya, Noah sendiri mengawali karier sebagai pemain fullback bersama IJsselsteinse FootballClub (IJFC) dari tahun 2013 hingga 2015.

Di IJFC itu Noah bermain sebagai bek kanan. Dia lalu bergabung ke Almere City dari tahun 2015 sampai 2017 sebagai gelandang. Noah benar-benar menemukan posisi terbaiknya sebagai penyerang di pengujung kiprahnya bersama Almere City.

Pada 2018, Noah pun akhirnya direkrut oleh tim junior Ajax, dan tampil mengesankan di sana. Noah sendiri lalu bercerita mengenai dirinya meniti karier sebagai pesepakbola di Negeri Kincir Angin. Ia pun mengakui sempat merasa kesulitan dalam memerankan posisi sebagai penyerang.

“Pada masa-masa awal, saya mengalami kesulitan untuk menjadi penyerang yang sesungguhnya,” jelas Noah, seperti disadur dari laman Ajax Youth, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga: 

Selain itu, Noah juga bercerita mengenai keluguannya ketika menderita cedera. Bahkan, Noah merasa khawatir karier sepakbola terhenti dini lantaran sempat mengira dirinya mengalami cedera parah.

“Saya tidak bisa berjalan, jadi mereka (tim pelatih) mengira itu adalah ligamen cruciatum saya. Ternyata tulang lutut saya sakit. Saya belum pernah mendengar itu. Saya anak yang periang, jangan menganggap semuanya terlalu serius Sederhana saja, saya tak terlalu sulit dalam banyak hal,” tuntasnya.

(Ram)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini