Ditahan Roma 3-3, Pioli Malah Nilai Performa Milan Memuaskan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 47 2300034 ditahan-roma-3-3-pioli-malah-nilai-performa-milan-memuaskan-Tm2hl0pyO2.jpg Stefano Pioli bergembira di pinggir lapangan (Foto: AC Milan)

MILAN – Hasil imbang 3-3 yang diraih AC Milan ketika menjamu AS Roma tidak membuat pelatih Stefano Pioli kecewa. Menurutnya, penampilan Rossoneri secara umum berada di level yang bagus. Performa tersebut diyakini akan memberikan keyakinan yang lebih mendalam buat anak asuhnya.

Saling kejar gol terjadi pada laga yang dihelat di Stadion San Siro itu. Tiga kali tuan rumah unggul, sebanyak itu pula AS Roma berhasil mengejar. Kemenangan tampak bakal diraih AC Milan dengan mudah ketika Zlatan Ibrahimovic sukses menyodok masuk umpan lambung akurat Rafael Leao di menit kedua.

Selang 12 menit, skor kembali imbang berkat sundulan Edin Dzeko. AC Milan baru bisa menambah gol di babak kedua lewat tembakan Alexis Saelemaekers. Tim tamu lagi-lagi menyamakan skor, kali ini lewat penalti Jordan Veretout.

Baca juga: Rafael Leao Kecewa Berat AC Milan Diimbangi AS Roma 3-3

Zlatan Ibrahimovic buka keunggulan AC Milan (Foto: AC Milan)

Hadiah penalti juga diberikan wasit Piero Giacomelli dan dieksekusi dengan sempurna oleh Zlatan Ibrahimovic. Sayangnya, gol Marash Kumbulla, enam menit jelang bubaran, memaksa skor akhir 3-3. Meski hanya mengemas satu angka, Stefano Pioli tidak kecewa.

“Saya pulang dengan kepuasan melihat performa anak-anak. Kami tidak perlu melihat papan klasemen. Sulit untuk disembunyikan kalau anak-anak kecewa dengan hasil pertandingan. Kami terus mencoba hingga akhir,” ujar Stefano Pioli, seperti dimuat Sempre Milan, Selasa (27/10/2020).

“Keseluruhan performa anak-anak ada di level yang bagus, melawan sebuah tim kuat. AS Roma terus mengeksploitasi kami dari aspek bola mati. Walau begitu, ini adalah jalur yang tepat. Performa seperti ini memberi kami keyakinan lebih,” imbuh pria asal Italia itu.

Satu angka itu nyatanya tetap mempertahankan AC Milan di puncak klasemen Liga Italia 2020-2021. Il Diavolo Rosso kini mengoleksi 13 poin dari maksimal 15. Namun, perolehan poin mereka mulai bisa dipepet Napoli dan Sassuolo pada dua peringkat di bawahnya, di mana mereka sama-sama punya 11 angka.

Kendati hasil tersebut terasa mengecewakan, AC Milan berhasil mempertahankan tren tidak terkalahkan mereka dalam 22 pertandingan beruntun sejak Juni 2020 atau ketika Serie A restart. Klub terakhir yang bisa mengalahkan Milan adalah Genoa dengan skor tipis 2-1.

Hebatnya lagi, AC Milan selalu bisa mencetak minimal dua gol pada 11 pertandingan terakhir secara beruntun di semua kompetisi. Catatan itu menyamai prestasi mereka pada 1959 alias 61 tahun silam.

“Milan sudah mencetak dua gol atau lebih pada 11 pertandingan beruntun di semua kompetisi, menyamai rekor mereka sendiri pada 1959,” cuit akun Twitter @OptaPaolo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini