Rafael Leao Kecewa Berat AC Milan Diimbangi AS Roma 3-3

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 05:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 47 2300030 rafael-leao-kecewa-berat-ac-milan-diimbangi-as-roma-3-3-G0GnGwHNrc.jpg AC Milan hanya mampu bermain 3-3 melawan AS Roma (Foto: Twitter/@SempreMilanCom)

MILAN – AC Milan dan AS Roma harus puas berbagi satu angka usai bermain imbang 3-3 pada pekan kelima Liga Italia 2020-2021, Selasa (27/10/2020) dini hari WIB. Sayangnya, bagi Rafael Leao, hasil tersebut terasa mengecewakan.

Saling kejar gol terjadi pada laga yang dihelat di Stadion San Siro itu. Tiga kali tuan rumah unggul, sebanyak itu pula AS Roma berhasil mengejar. Kemenangan tampak bakal diraih AC Milan dengan mudah ketika Zlatan Ibrahimovic sukses menyodok masuk umpan lambung akurat Rafael Leao di menit kedua.

Pesepakbola asal Portugal itu kembali membidani terjadinya gol kedua Rossoneri yang dihasilkan Alexis Saelemaekers pada menit 47 dengan memberi umpan tarik yang manis. Sayangnya, kemenangan AC Milan di depan mata, buyar oleh gol Marash Kumbulla pada menit 84.

Baca juga: Sengit, AC Milan vs AS Roma Berakhir 3-3

AS Roma menyamakan skor lewat gol Marash Kumbulla (Foto: Twitter/@ASRomaEN)

Hasil imbang itu tentu saja terasa mengecewakan bagi Rafael Leao. Pasalnya, AC Milan mampu mengkreasi lebih banyak peluang dengan delapan tembakan tepat sasaran. Namun, kiper AS Roma Antonio Mirante tampil gemilang, salah satunya dengan menepis sundulan Franck Kessie di menit-menit akhir.

“Sungguh disayangkan kami tidak menang. Kami mengkreasi banyak peluang gol. Sekarang, kami akan terus bekerja keras,” papar Rafael Leao, dilansir dari Football Italia, Selasa (27/10/2020).

“Kami ingin memenangi setiap pertandingan dan terus berada di puncak klasemen. Namun, saya kecewa karena kami sudah melakukan segalanya untuk memenangi pertandingan,” sambung penyerang berusia 21 tahun tersebut.

Satu angka itu nyatanya tetap mempertahankan AC Milan di puncak klasemen Liga Italia 2020-2021. Il Diavolo Rosso kini mengoleksi 13 poin dari maksimal 15. Namun, perolehan poin mereka mulai bisa dipepet Napoli dan Sassuolo pada dua peringkat di bawahnya, di mana mereka sama-sama punya 11 angka.

Kendati hasil tersebut terasa mengecewakan, AC Milan berhasil mempertahankan tren tidak terkalahkan mereka dalam 22 pertandingan beruntun sejak Juni 2020 atau ketika Serie A restart. Klub terakhir yang bisa mengalahkan Milan adalah Genoa dengan skor tipis 2-1.

Hebatnya lagi, AC Milan selalu bisa mencetak minimal dua gol pada 11 pertandingan terakhir secara beruntun di semua kompetisi. Catatan itu menyamai prestasi mereka pada 1959 alias 61 tahun silam.

“Milan sudah mencetak dua gol atau lebih pada 11 pertandingan beruntun di semua kompetisi, menyamai rekor mereka sendiri pada 1959,” cuit akun Twitter @OptaPaolo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini