Rekam Jejak Marcello Lippi, Pelatih Legendaris Juventus dan Italia

Andika Pratama, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 00:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 51 2298107 rekam-jejak-marcello-lippi-pelatih-legendaris-juventus-dan-italia-rL6ZqeCoSM.png Marcello Lippi (Foto: Twitter/@MisterLippi)

VIAREGGIO Italia memiliki banyak pelatih berkualitas yang dikenal dunia pada saat ini, seperti Roberto Mancini, Massimiliano Allegri, dan Antonio Conte. Akan tetapi, nama Marcello Lippi selalu memiliki tempat khusus untuk para para penggemar Juventus dan Italia.

Lippi yang lahir pada 72 tahun silam, memulai karier kepelatihannya dengan membesut Sampdoria U-19 pada 1982-1985. Setelah itu, Lippi bertualang di dunia sepakbola dengan membesut 10 klub dan dua tim nasional (timnas).

Marcello Lippi dan Gennaro Gattuso (Foto: Twitter/@MisterLippi)

Selama berkarier di dunia kepelatihan, Lippi bergelimang prestasi bergengsi. Juru taktik asal Italia itu total meraih 19 trofi. Sebanyak 18 di antaranya diraih di level klub, sedangkan satu dicatatkan saat membesut timnas.

Lippi menancapkan namanya sebagai salah satu pelatih hebat di dunia ketika membesut raksasa Italia, Juventus. Lippi dua kali melatih Bianconeri –julukan Juventus pada 1994-1999 dan 2001-2004.

Lippi meraih sembilan trofi pada periode pertamanya sebagai juru taktik Juventus. Lippi memulai perjalanan bersama Juventus dengan menjuarai Liga Italia dan Coppa Italia pada musim debutnya.

Kesuksesan pada tahun pertama Lippi berlanjut ke tiga musim berikutnya. Lippi meraih tujuh gelar bergengsi, yakni dua trofi Liga Italia (1996-1997 dan 1997-1998), dua trofi Super Coppa Italia (1995-1996 dan 1997-1998), satu Liga Champions (1995-1996), satu trofi Piala Super Eropa (1996-1997), dan satu trofi Piala Interkontinental (1996-1997).

Lippi sayangnya gagal meraih trofi pada musim 1998-1999 sehingga dipecat. Meski begitu, Lippi patut berbangga karena dirinya merupakan pelatih terakhir yang membawa Juventus juara Liga Champions. Prestasi itu belum bisa disamai oleh pelatih-pelatih Juventus selanjutnya.

BACA JUGA: Marcello Lippi Resmi Pensiun dari Dunia Kepelatihan

Lippi pun melanjutkan kariernya dengan melatih Inter Milan pada musim 1999-2000 sebelum kembali ke Juventus pada musim panas 2001. Lippi kembali mencatatkan tinta emas pada periode keduanya di Juventus. Lippi meraih empat gelar, yakni dua trofi Liga Italia (2000-2001 dan 2002-2003) dan dua trofi Super Coppa Italia (2002-2003 dan 2003-2004).

Lippi total meraih 13 trofi bersama Juventus dalam dua periode kepelatihan. Prestasi Lippi bersama Juventus pada musim 1995-1996 dan 1996-1997 membuatnya dinobatkan sebagai pelatih terbaik di dunia.

Selain bersama Juventus, prestasi Lippi juga mengukir prestasi di sepakbola Asia ketika melatih Guangzhou Evergrande pada 2012-2014. Lippi memimpin Guangzhou Evergrande meraih empat trofi domestik satu trofi Liga Champions Asia (2012-2013).

Lippi bahkan diangkat menjadi Direktur Teknik Guangzhou Evergrande pada musim 2014-2015. Akan tetapi, ia hanya semusim menjalani peran sebagai Direktur Teknik Guangzhou Evergrande.

BACA JUGA: Cristiano Ronaldo Ucapkan Insya Allah saat Dukung Khabib Nurmagomedov

Direktur Teknik adalah pekerjaan terakhir Lippi di level klub. Setelah membahas karier Lippi di level klub, mari menengok perjalanan pria 72 tahun itu bersama Italia dan China.

Lippi dua kali melatih Italia pada 2004-2006 dan 2008-2010. Lippi mengukir prestasi bersama Italia pada periode pertamanya dengan menjuarai Piala Dunia 2006. Lippi adalah pelatih terakhir yang mampu memberikan trofi Piala Dunia untuk Gli Azzurri –julukan Italia. Akan tetapi, Ia gagal mengulang prestasi serupa pada periode keduanya.

Sementara itu, Lippi membesut China pada 2016-2019. Lippi sayangnya gagal membawa China menjadi raja sepakbola Asia apalagi dunia sehingga mengundurkan diri pada 14 November 2019. Setelah menganggur selama kurang lebih setahun, Lippi memutuskan pensiun dari dunia kepelatihan pada Kamis 22 Oktober 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini