Terungkap! Hutang Man United Melonjak hingga Rp8,2 Triliun Akibat Pandemi Covid-19

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 22:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 45 2297473 terungkap-hutang-man-united-melonjak-hingga-rp8-2-triliun-akibat-pandemi-covid-19-pm4DPiM9aU.jpg Markas Man United, Old Trafford (Foto: Man United)

MANCHESTER - Raksasa Liga Inggris, Manchester United, jadi salah satu tim yang kondisi finansialnya cukup terdampak pandemi Covid-19. Sebelum kompetisi begulir para Juli 2020 kemarin, pandemi covid-19 memang membuat sejumlah klub berada dalam kesulitan finansial.

Melansir dari laman Goal International, Rabu (21/10/2020) situasi ini berdampak pada jumlah hutang klub yang diketahui mengalami lonjakan hingga 133%. Klub berjuluk Setan Merah itu tercatat saat ini memiliki hutang sekira 474 juta euro (Rp 8,2 triliun).

Beberapa faktor jadi salah salah satu alasannya. Diantaranya adalah, di tengah macetnya pemasukan akibat penundaan pertandingan, mereka juga harus tetap membayar gaji para pemain dan seluruh orang yang terlibat dalam klub.

Kenaikan angka yang cukup drastis itu disebabkan penurunan pendapatan tunai karena pandemi virus corona dan uang yang dihabiskan untuk transfer pemain. Padahal, Man United terbilang cukup pasif dengan hanya mendatangkan Donny van de Beek dari Ajax Amsterdam sebagai rekrutan besar mereka.

Baca juga: Eks Gelandang Man United Bandingkan Bruno Fernandes dengan Cristiano Ronaldo

CEO Man United, Ed Woodward, mengatakan saat ini klub harus bisa beradaptasi dengan situasi yang terjadi. Terlebih dengan konsekuensi ekonomi yang signifikan akibat pandemi Covid-19 yang cukup mengganggu.

"Fokus kami tetap melindungi kesehatan kolega, penggemar, dan komunitas kami sambil beradaptasi dengan konsekuensi ekonomi yang signifikan dari pandemi," ujar Ed Woodward.

"Dalam konteks tersebut, prioritas utama kami adalah membawa penggemar kembali ke stadion dengan aman dan secepat mungkin," ujarnya lagI.

“Di lapangan, kami telah memperkuat tim selama musim panas dan kami tetap berkomitmen pada tujuan kami untuk memenangkan trofi, bermain menghibur, menyerang sepak bola dengan campuran lulusan akademi dan rekrutan berkualitas tinggi, sambil dengan hati-hati mengelola sumber daya kami untuk melindungi ketahanan jangka panjang klub," sambungnya

Sebelumnya, Man United juga berada dalam daftar teratas klub dengan kerugian paling besar di ajang kompetisi Liga Inggris pada April kemarin. Mereka tercatat kehilangan 17,6 juta Euro atau sekira Rp315 miliar. Sedangkan kerugian tertinggi Man United datang dari pendapatan komersial mereka yakni sebesar 50,8 juta euro atau sekira Rp889 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini