Pirlo Senang dengan Servis Chiesa di Laga Kontra Dynamo Kiev

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 10:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 261 2297051 pirlo-senang-dengan-servis-chiesa-di-laga-kontra-dynamo-kiev-UyQwj5mxD4.jpg Federico Chiesa (Foto: Twitter Juventus)

KIEV – Juventus menang dengan skor 2-0 saat bertandang ke markas Dynamo Kiev dalam matchday pertama babak penyisihan grup Liga Champions 2020-2021. Di pertandingan tersebut, Pelatih Juve, Andrea Pirlo, menerapkan formasi 3-4-1-2.

Kendati demikian, yang menarik dari formasi tersebut adalah cara Pirlo menempatkan Federico Chiesa. Posisi utama Chiesa sejatinya adalah winger kanan. Namun, di laga melawan Kiev itu Chiesa ditempatkan sebagai wingback kiri.

Apabila menggunakan formasi 3-4-1-2, sebelum ini Pirlo biasanya menempatkan Gianluca Frabotta sebagai wingback kiri. Sedangkan Juan Cuadrado sebagai wingback kanan. Namun, Diakui oleh Pirlo bahwa ia menginginkan timnya tampil menyerang.

Baca juga: Usai Antarkan Juventus Menang atas Dynamo, Morata Malah Galau

Juventus

Maka dari itu, Pirlo lebih memilih memainkan Chiesa yang memiliki karakter menyerang. Selain itu, Chiesa juga memang bisa ditempatkan di pos sebelah kiri, meskipun itu bukanlah posisi idealnya.

“Apa yang saya inginkan adalah memiliki banyak pemain yang menyerang. Chiesa bisa bermain di kedua sayap, Kulusevski atau Aaron Ramsey bisa bermain sebagai trequartista di belakang striker,” jelas Pirlo, menyadur dari Football Italia, Rabu (21/10/2020).

“Jangan lupa kami kehilangan Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala dalam kondisi yang tidak bagus, jadi struktur penyerangan bisa berubah, tapi para pemain ada di posisi yang tepat,” lanjutnya.

Meski Chiesa diposisikan sebagai wingback kiri, namun mantan bintang Fiorentina itu tidak diwajibkan untuk turun terlalu jauh membantu pertahanan. Karena, Chiesa memang ditugaskan untuk menyerang.

Ketika dalam fase bertahan, Pirlo menginstruksikan pemain yang berada di posisi tengah untuk mundur, menutup wilayah di sebelah kiri yang tidak di-cover Chiesa. Secara keseluruhan, Pirlo merasa skemanya ini berjalan dengan benar.

Andrea Pirlo

“Chiesa cocok dengan apa yang ingin kami lakukan. Ia tidak dimaksudkan untuk menjadi gelandang kelima, tapi penyerang yang melebar,” jelas Pirlo.

“Sedangkan saat dalam fase bertahan ia menjadi gelandang keempat. Dia bisa bermain di kedua sisi dan melakukannya dengan sangat baik,” sanjung pelatih berpaspor Italia tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini