Pelatih Shakhtar Kritik Keputusan Madrid Jual Cristiano Ronaldo

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 17:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 261 2296773 pelatih-shakhtar-kritik-keputusan-madrid-jual-cristiano-ronaldo-3QiNW27RJZ.jpg Cristiano Ronaldo (Foto: @ChampionsLeague/Twitter)

MADRID – Real Madrid bakal menghadapi Shakhtar Donetsk di matchday pertama babak penyisihan grup Liga Champions 2020-2021. Jelang laga tersebut, Pelatih Shakhtar, Luis Castrio, justru memberi sedikit kritik pada lawannya tersebut,

Menurut Castro, Madrid melakukan kesalahan besar dengan menjual Cristiano Ronaldo ke Juventus pada bursa transfer musim panas 2018. Pasalnya, Ronaldo telah membuktikan diri selama bertahun-tahun sebagai mesin gol Los Blancos.

Apalagi, Ronaldo kerap menjadi penyelamat Madrid di saat-saat kritis dan mengantarkan mereka menjuarai Liga Champions hingga empat kali. Maka dari itu, menurutnya tak ada alasan untuk melepas peraih trofi Ballon d’Or lima kali tersebut.

Baca juga: Ingin Karier Sepakbolanya Selamat, Rivaldo Minta Isco Ikuti Jejak James Rodriguez

Cristiano Ronaldo

“Ketika Anda memiliki Cristiano di tim Anda, Anda tidak boleh membiarkan dia pergi. Tidak pernah. Kita berbicara tentang pesepakbola terbaik, paling efektif di dunia, sebuah mesin,” ujar Castro, seperti dilansir dari Goal, Selasa (20/10/2020).

Meski kini Ronaldo sudah menginjak usia 35 tahun, namun pemain berjuluk CR7 itu masih mampu menampilkan permainan di level tertingginya. Hal inilah yang menurut Castro membuat Ronaldo menjadi semakin berharga.

Castro sebenarnya cukup memaklumi hal ini karena Ronaldo memang memiliki motivasi tinggi untuk menjadi yang terbaik sejak masih muda. Bahkan, meski kini Ronaldo sudah menggapai berbagai kesuksesan, ia tidak berpuas diri dan tetap berlatih keras.

“Saya tidak suka membandingkan. Tapi ya, bagi saya dia yang terbaik. Cristiano memiliki cerita di belakangnya yang patut dicontoh,” jelas Castro.

“Dia pindah, pada usia 11 tahun, ke Lisbon untuk menjadi pesepakbola, meninggalkan rumahnya. Cristiano adalah seseorang yang bangkit sendiri, dengan determinasi yang unik. Bagi saya dia adalah teladan bagi semua anak,” lanjutnya.

Cristiano Ronaldo

“Orang-orang terlalu banyak mengkritik Ronaldo. Bagaimana jika dia melakukan ini, bagaimana jika dia menghabiskan begitu banyak uang untuk ini atau itu? Namun dia merespon di lapangan setiap pertandingan, menyadari dari mana dia berasal,” pungkas Castro.

Kendati demikian, harus disayangkan karena Ronaldo tak bisa membela Juve di matchday pertama babak penyisihan grup Liga Champions 2020-2021. CR7 pasalnya masih dalam karantina setelah dinyatakan positif Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini