Cristiano Ronaldo Seharusnya Tak Usah Bela Juventus

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 261 2296647 cristiano-ronaldo-seharusnya-tak-usah-bela-juventus-nVI0efKrDS.jpg Cristiano Ronaldo seharusnya tak pergi ke Juventus. (Foto: Twitter/@juventusfc)

MADRID – Pelatih Shakhtar Donetsk, Luis Castro, mengkritik keputusan Real Madrid yang melepas Cristiano Ronaldo ke Juventus pada bursa transfer musim panas 2018. Luis Castro menilai, ketika sebuah tim memiliki pemain seperti Cristiano Ronaldo, tim itu dilarang melepas pesepakbola berpaspor Portugal tersebut.

Sebab, kepergian Cristiano Ronaldo dapat berdampak buruk kepada klub tersebut, salah satunya kesulitan meraih prestasi. Apa contohnya?

Cristiano Ronaldo

(Cristiano Ronaldo bawa Madrid juara Liga Champions tiga musim beruntun)

Ketika dibela Cristiano Ronaldo, Real Madrid sempat tiga musim beruntun juara Liga Champions. Namun, selepas ditinggal Cristiano Ronaldo, Los Blancos –julukan Madrid– tak pernah lagi juara Liga Champions.

Jangankan menjadi juara, lolos ke perempatfinal Liga Champions saja Real Madrid tidak mampu. Di saat yang bersamaan, Cristiano Ronaldo juga merasakan hal yang sama. Pesepakbola 35 tahun itu belum mampu membawa Juventus juara Liga Champions.

BACA JUGA: 5 Pertemuan Cristiano Ronaldo vs Messi di Liga Champions, Siapa Unggul?

Dalam dua musim awal berseragam si Nyonya Tua, prestasi Cristiano Ronaldo hanya membawa Juventus lolos ke perempatfinal Liga Champions 2018-2019. Bahkan pada Liga Champions 2019-2020, langkah Juventus sudah terhenti di babak 16 besar.

Pertanda Cristiano Ronaldo seharusnya tak usah bela Juventus dan bertahan di Real Madrid saja? Nasi sudah menjadi bubur, Cristiano Ronaldo dan Real Madrid memilih jalan yang berbeda.

Cristiano Ronaldo

“Ketika Anda memiliki Cristiano (Ronaldo) di tim Anda, Anda tidak boleh membiarkannya pergi. Jangan pernah. Kami berbicara tentang pesepakbola terbaik, paling efektif di dunia dan merupakan mesin gol,” kata Luis Castro mengutip dari Marca, Selasa (20/10/2020).

Pernyataan di atas merupakan tanda psywar yang dilancarkan Castro kepada Madrid? Sekadar informasi, Shakhtar akan bertandang ke markas Real Madrid di matchday pertama Grup B Liga Champions 2020-2021 pada Kamis 22 Oktober 2020 dini hari WIB.

Hasil optimal mesti disabet Shakhtar sejak laga pertama. Sebab, mereka tergabung di grup neraka bersama Real Madrid, Inter Milan dan Borussia Monchengladbach.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini