Anggota Parlemen Inggris Kecam Sergio Aguero yang Rangkul Wasit Perempuan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 19 Oktober 2020 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 19 45 2296185 anggota-parlemen-inggris-kecam-sergio-aguero-yang-rangkul-wasit-perempuan-SOFQMqqkLo.jpg Sergio Aguero. (Foto/Man City)

MANCHESTER – Seorang anggota parlemen Inggris, mencecam sikap striker Manchester City, Sergio Aguero yang merangkul asisten wasit saat bertanding. Dr Rosena Allin-Khan menyatakan seharusnya pemain asal Argentina itu melakukan tindakan tidak terpuji.

Man City pada pekan kelima Liga Inggris 2020-2021 menjamu Arsenal pada Sabtu 17 Oktober 2020. Laga berkahir dengan kemenangan The Citizens lewat gol semata wayang Raheem Sterling.

Foto/Premier League

Namun, pada babak pertama terjadi insiden lemparan ke dalam yang diberikan kepada Arsenal di menit ke-41. Hanya saja Aguero menilai keputusan asisten wasit tersebut salah.

Baca juga: 2 Legenda Inggris Kritik Sergio Aguero karena Merangkul Wasit Perempuan

Pemain berusia 32 tahun itu kemudian mendekati hakim garis Massey-Ellis dan berdebat. Dia terekam merangkul bahu wasit perempuan tersebut yang kemudian ditepis oleh asisten wasit.

Aguero yang baru tampil di Liga Inggris musim ini karena cedera lutut, tidak mendapat kartu kuning atas tindakannya. Aguero pun diganti pada babak kedua.

Dr Rosena Allin-Khan menulis di Twitter bahwa tindakan Aguero tidak dapat diterima. Tindakan Aguero juga dikecam oleh penulis buku sepakbola Leanne Prescott

"Menurut Aguero siapa dia? Sama sekali tidak dapat diterima," tulis Anggota parlemen Tooting Dr Rosena Allin-Khan.

"Aguero menyentuh leher Sian Massey benar-benar buruk,” kecam Leanne Prescott.

"Tidak mungkin dia melakukan itu jika itu (wasit) laki-laki. Merendahkan dan sangat salah. Bahkan tidak berkedip dan menyadari apa yang telah dilakukannya.

Operator Liga Inggris, Premier Premier juga mengecam atas tindakan Aguero. Mereka menyatakan bahwa sikap Aguero tidak dapat diterima.

“Organisasi Ofisial Pertandingan Sepakbola Profesional Inggris (PGMO) akan mengambil posisi dan tindakan yang lebih kuat terhadap perilaku pemain yang tidak dapat diterima,” isi dari Premier League mengutip Metro.

“Kami akan fokus pada perilaku terhadap ofisial pertandingan, dengan tujuan untuk mengurangi perilaku tidak sopan seperti keputusan yang menantang secara agresif atau berlari dari jarak jauh untuk menghadapi seorang ofisial,” tambah pernyataan itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini