Kisah Anak Nelayan Tembus Timnas Indonesia U-19

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 15 Oktober 2020 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 51 2294307 kisah-anak-nelayan-tembus-timnas-indonesia-u-19-MYTVdAJVY4.jpg Mohammad Kanu Helmiawan. (Foto/PSSI)

ZAGREB – Secara perlahan Mohammad Kanu Helmiawan berhasil mendapat kepercayaan dari pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Shin Tae-yong. ia mendapatkan kesempatan untuk bermain, bahkan sejak menit awal.

Saat Timnas U-Indonesia U-19 melawan Makedonia Utara pada Minggu 11 Oktober 2020, Kanu bermain sejak menit pertama. Kemudian tiga hari berselang menghadapai tim yang sama, dia bermain selama 45 menit.

Foto/PSSI

Gelandang bertahan milik Muba Babel United itu bermain apik dalam kedua laga tersebut. Ia taktis membantu serangan dan bertahan skuat Garuda Muda.

Baca juga: Ditahan Makedonia Utara, Shin Tae-yong: Timnas Indonesia U-19 Kurang Optimal

Kanu merupakan pemuda kelahiran Jakarta pada 27 April 2001. Dia mengawali karier sepak bola pertama dengan bergabung ke SSB UMS Jakarta pada tahun 2008.

Setelah itu dia pindah ke SSB Mutiara Cempaka Arcici dan Asiop Apacinti. Pada 2016, Kanu masuk ke PPLP Sumatera Barat dan pada 2017 bergabung ke Persija U-19.

Setelah itu, pada 2018 Kanu bergabung ke Borneo FC U-19, dan 2019 ke Babel United, dan mulai 2020 ke Muba Babel United hingga saat ini.

"Alhamdulillah pada awal 2020 saya mendapat panggilan pemusatan latihan (TC) Timnas U-19 di Cikarang saat ini. Setelah itu saya bersyukur selalu dipanggil pelatih Shin Tae-yong saat lanjutan TC Timnas U-19 di Thailand, Jakarta, dan saat ini di Kroasia," tuturnya mengutip lama PSSI, Kamis (15/10/2020

Gelandang dengan postur tinggi 176 cm tersebut mengatakan peran kedua orang tuanya sangat besar dalam karier sepak bolanya. Ayah Kanu yang berprofesi sebagai nelayan dan ibu rumah tangga selalu memberikan motivasi.

Foto/PSSI

"Saya bertekad dan punya mimpi menembus tim utama timnas U-19 nantinya. Saya ingin bermain di ajang Piala AFC U-19 dan tentu Piala Dunia U-20 tahun depan," tambah Kanu.

Selama menjalani TC di Kroasia, Kanu sempat mendapat cobaan. Ia mendapat cedera angkle saat awal-awal latihan di Kroasia, ia pun harus absen beberapa pekan karena penyembuhan cederanya.

"Saat itu saya hanya fokus bagaimana caranya cepat sembuh dan kembali bisa berlatih bersama tim lagi,” ungkapnya.

“Dan Alhamdulillah saya sudah bisa berlatih normal dan bermain tiga kali laga uji coba melawan Dinamo Zagreb, NK Dugopolje, dan Makedonia Utara," ujar Kanu.

Dia mengatakan bahwa materi latihan Tae-yong sangat mengembangkan permainan serta fisiknya. Pasalnya, kata Kanu, Tae-yong sangat disiplin.

"Kami harus selalu semangat, kerja keras, disiplin dan fokus. Pelatih Shin Tae-yong sangat luar biasa dalam memberikan materi latihan. Dan beliau sangat disiplin," jelas Kanu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini