Bahagianya Joaquin Correa Jadi Pahlawan Kemenangan Argentina

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 51 2293262 bahagianya-joaquin-correa-jadi-pahlawan-kemenangan-argentina-r3T1JaDTNA.jpg Joaquin Correa merayakan gol (Foto: Twitter/@Argentina)

LA PAZ – Poin penuh berhasil dibawa pulang Tim Nasional (Timnas) Argentina usai melawat ke kandang Bolivia pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Amerika Selatan. Kemenangan itu diraih berkat gol dari sosok yang tidak disangka-sangka, yakni Joaquin Correa pada menit 79.

Pertandingan kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Amerika Selatan memang menjadi ujian berat bagi Timnas Argentina. Pasalnya, mereka harus menghadapi faktor non-teknis berupa ketinggian Kota La Paz yang berada 3.650 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Ketinggian tersebut menyebabkan kadar oksigen menipis. Dengan kadar oksigen yang tipis, lawan kemungkinan besar akan tersiksa karena sulit bernafas. Tentu saja, faktor non-teknis itu menjadi ketakutan tersendiri bagi setiap kesebelasan yang bertandang ke La Paz.

Baca juga: Lautaro Sebut Kegigihan Argentina Jadi Kunci Kemenangan atas Bolivia

Lionel Messi memeluk Joaquin Correa (Foto: Federasi Sepakbola Argentina)

'Ketakutan tersebut nyaris terbukti ketika Marcelo Martins menjebol gawang Franco Armani pada menit 24. Beruntung, Argentina mampu bangkit dan menyamakan skor lewat Lautaro Martinez jelang babak pertama berakhir. Tiga angka kemudian dipastikan lewat tembakan keras Joaquin Correa.

Sang pencetak gol kemenangan mengakui sangat sulit untuk menerima kenyataan dirinya tidak menjadi pilihan utama pelatih Lionel Scaloni. Namun, kepercayaan dari sang pelatih membuatnya tetap percaya diri hingga akhirnya menjadi pahlawan kemenangan.

“Saya memang tidak menjadi protagonis utama di tim nasional. Namun, saya selalu membawa keyakinan ke tim ini. Lionel (Scaloni) dan seluruh staf pelatih sangat dekat dengan saya. Mereka mampu membuat saya merasa nyaman,” papar Joaquin Correa, dikutip dari laman resmi Federasi Sepakbola Argentina, Rabu (14/10/2020).

“Saya sungguh senang bisa mencetak gol dan membantu tim menang. Pelatih meminta kami untuk bermain direct ketika memegang bola. Soal gol itu, saya hanya berpikir langsung menembak pada sentuhan pertama karena saya tahu, kiper akan sulit menahan bola. Syukurlah bolanya masuk,” tutup striker berusia 26 tahun itu.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini