LONDON – Manchester United merekrut Edinson Cavani sesaat sebelum bursa transfer musim panas 2020 berakhir. Meski perekrutan tersebut disambut positf oleh sejumlah pihak, namun ada juga yang memandangnya dengan sinis.
Mantan Manajer Tottenham Hotspur, Harry Redknapp, adalah salah satu orang yang mempertanyakan perekrutan Cavani tersebut. Menurutnya, merekrut Cavani adalah bentuk dari keputusasaan Setan Merah yang tak kunjung mendapatkan pemain incarannya.
Pasalnya, jika Man United memang benar-benar menginginkan Cavani, maka bomber berpaspor Uruguay tersebut seharusnya sudah direkrut sejak awal bursa transfer musim panas 2020 dibuka. Apalagi, Cavani bisa didapatkan secara gratis setelah masa kontraknya di Paris Saint-Germain (PSG) berakhir.
Baca juga: Barcelona Bersedia Jual Ousmane Dembele ke Man United, Ini Harganya

Maka dari itu, Redknapp tak yakin jika Cavani benar-benar pemain yang diinginkan oleh Man United. Bagi Redknapp, perekrutan Cavani adalah sebuah perjudian besar yang dilakukan Setan Merah.
Selain karena usia Cavani yang sudah 33 tahun dan musim lalu tidak terlalu dipakai di PSG, mantan penyerang Napoli tersebut juga memiliki gaji tinggi. Tentunya sangat berisiko bagi Man United jika pada akhirnya Cavani malah flop seperti Alexis Sanchez.
"Saya pikir Anda semua tahu saya suka berjudi sekarang dan lagi, tapi tidak seperti yang diambil Manchester United saat merekrut Edinson Cavani," tulis Redknapp di kolom The Sun, Senin (12/10/2020).