Dengan begitu, Sarri harus menepi dari dunia sepakbola selama beberapa waktu. Hal ini tentunya membuat adaptasi para pemain dengan sistem yang ingin digunakannya tak berjalan mulus.
Ketika Sarri sudah sembuh dan kembali melatih, Juve telah dihadapkan dengan sejumlah jadwal padat. Menurut Sacchi, hal itu memiliki dampak besar terhadap persiapan tim yang dilakukan Sarri.

"Dia juga tidak beruntung terkena pneumonia di pramusim, yang selanjutnya membatasi kemampuannya untuk mengasah taktiknya selama minggu-minggu latihan intensif itu," jelas Sacchi.
Kini disebutkan Sarri akan mengakhiri kontraknya di Juventus. Dengan demikian, mantan juru taktik Napoli tersebut bisa melanjutkan bekerja menangani tim lain. Digadang-gadang Sarri akan menjadi pelatih baru Fiorentina.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)