5 Klub Kuda Hitam yang Bisa Juara Liga Champions 2020-2021

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 03 Oktober 2020 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 03 261 2287800 5-klub-kuda-hitam-yang-bisa-juara-liga-champions-2020-2021-a8w4b3WyGQ.jpg Trofi Liga Champions akan diperebutkan 32 tim musim ini. (Foto: Twitter/@Inter_en))

MAYORITAS klub juara Liga Champions merupakan tim yang dijagokan sejak awal musim digulirkan. Faktor sejarah dan kualitas pemain memungkinkan klub kuat untuk mengangkat trofi si Kuping Besar di akhir kompetisi.

Namun, bukan berarti klub kuda hitam (non-unggulan) tidak bisa menjadi kampiun Liga Champions. Ambil contoh pada 2003-2004, yang mana FC Porto racikan Jose Mourinho menjadi juara setelah di final menang 3-0 atas AS Monaco.

Peluang yang sama bisa terjadi musim ini. Sejumlah klub kuda hitam ini bisa keluar sebagai juara Liga Champions 2020-2021. Siapa saja?

Berikut 5 klub kuda hitam yang bisa juara Liga Champions 2020-2021:

5. Atletico Madrid

Luis Suarez

Atletico Madrid masuk kategori kuda hitam karena sepanjang sejarah berdirinya klub, tim yang bermarkas di Estadio Wanda Metropolitano itu tidak pernah menjadi juara. Pencapaian terbaik Atletico Madrid sejauh ini hanya finis runner-up pada tiga musim, yakni 1973-1974, 2013-2014 dan 2015-2016.

Bagaimana peluang Los Colchoneros –julukan Atletico Madrid– musim ini? Kehadiran Luis Suarez berpotensi membuat Atletico Madrid merebut trofi si Kuping Besar pertamanya. Luis Suarez akan dibantu pemain-pemain yang mengantarkan Atletico Madrid lolos ke final Liga Champions 2015-2016 seperti Jan Oblak, Jose Maria Gimenez, Koke hingga Yannick-Carrasco.

4. Atalanta

Atalanta

Debut Atalanta di Liga Champions 2019-2020 berlangsung manis. La Dea –julukan Atalanta– berhasil lolos ke perempatfinal. Bahkan, saat itu Atalanta hampir lolos ke semifinal jika tidak lengah yang menyebabkan mereka kebobolan dua gol di ujung laga kontra Paris Saint-Germain (PSG).

Musim ini, tim asuhan Gian Piero Gasperini dipercaya jauh lebih siap ketimbang musim lalu. Pengalaman musim lalu berarti penting bagi perjalanan Atalanta di Liga Champions 2020-2021.

BACA JUGA: 5 Calon Kuat Juara Liga Champions 2020-2021

Di Liga Champions 2020-2021, Atalanta tergabung di Grup D bersama Liverpool, Ajax Amsterdam dan Midtjylland. Di atas kertas, Atalanta memilki sumber daya alam yang cukup untuk mendampingi Liverpool lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2020-2021.

3. Inter Milan

Inter Milan

Sudah cukup lama Inter tidak merasakan babak 16 besar Liga Champions. Terakhir kali Inter merasakan babak tersebut pada musim 2011-2012, setelah sebelumnya mengungguli CSKA Moskow, Trabzonspor dan Lille di fase grup.

Musim ini, tidak sekadar lolos ke 16 besar, Inter diprediksi dapat melaju jauh bahkan hingga partai puncak. Keseriusan Inter mengarungi musim ini terlihat dari kesuksesan mereka mendatangkan pemain sekelas Arturo Vidal dan Achraf Hakimi. Selain itu, manajemen Inter Milan juga sukses mempertahankan pemain selevel Lautaro Martinez yang diburu Barcelona.

Inter pun telah menunjukkan kesiapan meraih prestasi musim ini. Dalam dua laga awal Liga Italia 2020-2021, Inter menang 4-3 atas Fiorentina dan 5-2 atas Benevento. Di Liga Champions 2020-2021, Inter tergabung di Grup B bersama Real Madrid, Shakhtar Donetsk dan Borussia Monchengladbach.

2. Borussia Dortmund

Dortmund

Dortmund dihuni pemain-pemain belia nan bertalenta seperti Jadon Sancho dan Erling Haaland. Hal itu merupakan modal utama Dortmund untuk meraih kesuksesan di Liga Champions 2020-2021.

Musim lalu di musim pertamanya tampil di Liga Champions, Haaland mengoleksi 10 gol hanya dari delapan pertandingan. Dijamin musim ini dengan pengalaman yang lebih tinggi, plus dengan hampir pasti bertahannya Sancho di Signal Iduna Park membuat Dortmund berpeluang memenangkan trofi Liga Champions kedua mereka sepanjang sejarah.

1. Manchester City

Potret Pemain Man City Tertunduk Lesu Usai Kalah dari Lyon

Setiap musimnya, Manchester City tak pernah masuk kandidat juara Liga Champions. Benar saja, semenjak ditangani Josep Guardiola, prestasi terbaik Man City hanyalah menembus babak perempatfinal dalam tiga musim terakhir.

Namun, perubahan peruntungan kemungkinan dialami Man City musim ini. Pertahanan yang merupakan titik lemah Man City dalam dua musim terakhir, sudah mereka benahi pada bursa transfer musim panas 2020. Hal itu terbukti dengan kehadiran dua bek tengah top, Nathan Ake dan Ruben Dias.

Kemungkinan besar, 2020-2021 merupakan musim terakhir Josep Guardiola menangani Man City. Karena itu, Guardiola ingin memberikan kado perpisahan manis kepada publik Stadion Etihad.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini