Liga 1 2020 Kembali Ditunda, PSSI Khawatir Timnas Indonesia Kena Dampak Buruk

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 29 September 2020 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 49 2285530 liga-1-2020-kembali-ditunda-pssi-khawatir-timnas-indonesia-kena-dampak-buruk-5HsqXXJFCd.jpg Mochamad Iriawan (Foto: Laman resmi PSSI)

JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, legawa untuk menunda kompetisi Liga 1 2020 yang sedianya akan dimulai pada 1 Oktober 2020. Namun begitu, PSSI juga berharap bahwa kompetisi sepakbola tertinggi di Indonesia itu harus tetap bergulir secepat mungkin.

Sebelumnya, Iriawan memohon jika keadaan memungkinkan Liga 1 2020 bisa tetap bergulir pada November 2020. Itu berarti PSSI berharap penundaan tersebut hanya terjadi dalam satu bulan. Sebab jika penundaan berlangsung lebih lama, Iriawan khawatir hal itu akan menyerempet ke Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Liga 1 2020

PSSI pun berharap kompetisi Liga 1 2020 sendiri bisa berakhir pada Maret 2021 agar tidak terbentur dengan jadwal lain. Apalagi pada tahun depan Indonesia akan menggelar Piala Dunia U-20 pada Mei 2021.

Tetapi, lebih dari itu semua, andai sepakbola Indonesia mengalami kemunduran parah, maka itu akan berdampak lebih buruk. Situasi tersebut bisa saja mengancam Timnas Indonesia untuk tidak diperbolehkan tampil di ajang AFC maupun FIFA.

Baca juga Liga 1 2020 Resmi Ditunda, PSSI Berharap November Bisa Bergulir Kembali

“Kita tahu apabila satu kompetisi ini tidak berlanjut, maka itu akan mengurangi satu generasi sepakbola selama satu tahun tersebut,” ujar Iriawan dalam konferensi pers di Gedung Kemenpora, Selasa (29/9/2020).

“Selain itu, Timnas (Indonesia) tidak akan bisa mengikuti agenda FIFA maupun AFC, yang mungkin dipandang tidak baik oleh FIFA maupun AFC,” tambahnya.

“Namun, sekali lagi PSSI menghormati dan memahami keputusan yang diambil oleh pihak kepolisian,” sambungnya.

Meski begitu, Iriawan berharap adanya penundaan ini tidak membuat kegaduhan yang berlebihan. Ia berharap seluruh elemen bisa bersabar sembari menunggu situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air dapat dikendalikan.

“Kepada seluruh klub, pemain, wasit, suporter, dan seluruh elemen (sepakbola) untuk tetap bersabar,” lanjutnya.

“Tetap semangat, tetap menjalankan protokol kesehatan dan kekompakkan. Mudah-mudahan kita bisa melewati pandemi ini,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini