LONDON – Pertahanan sempat menjadi isu utama yang dialami Liverpool racikan Jurgen Klopp. Pernah di musim 2016-2017, gawang Liverpool kemasukan 42 kali dari 38 laga. Hasilnya, Liverpool hanya finis di posisi empat klasemen Liga Inggrs 2016-2017.
Kemudian pada bursa transfer musim dingin 2018, Klopp mendatangkan Virgil van Dijk dari Southampton. Kehadiran bek berpaspor Belanda itu membuat pertahanan Liverpool lumayan kukuh.
Terbukti di Liga Inggris 2017-2018, gawang Liverpool hanya kemasukan 38 kali. Selain itu berkat kehadiran Van Dijk, The Reds –julukan Liverpool–lolos ke final Liga Champions 2017-2018, meski akhirnya kalah 1-3 dari Real Madrid.
Saat itu, ada satu masalah yang dialami Liverpool, yakni sosok di bawah mistar gawang. Loris Karius yang dipercaya mengawal gawang Liverpool kerap membuat blunder. Bahkan, kiper berpaspor Jerman itu tercatat membuat dua blunder fatal yang menyebabkan gawang Liverpool kebobolan di final Liga Champions 2017-2018.
Karena itu, pada bursa transfer musim panas 2018 manajemen Liverpool berani merogoh kocek hingga 62,5 juta euro (Rp1,08 triliun) untuk mendatangkan seorang penjaga gawang. Sosok yang dimaksud adalah penjaga gawang AS Roma, Alisson Becker.

(Van Dijk dan Alisson ubah peruntungan Liverpool)
BACA JUGA: Liverpool Rutin Menghubungi Kylian Mbappe
Kehadiran Alisson dan Van Dijk bak melengkapi puzzle yang ada di tubuh Liverpool. Terbukti semenjak keduanya berkolaborasi, trofi demi trofi mendarat di Stadion Allianz.