Di Maria Terekam Meludahi Pemain Marseille

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 16 September 2020 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 51 2278529 di-maria-terekam-meludahi-pemain-marseille-imA7a7udKC.jpg Angel Di Maria. (Foto/PSG)

PARIS – Drama brutal antara Paris Saint-Germain (PSG) menghadapi Olympique Marseille belum juga berakhir. Terbaru, pemain sayap PSG, Angel Di Maria terekam sedang meludahi pemain Marseille, Alvaro Gonzalez.

Pada pertandingan yang digelar pada Senin 14 September di Stadion Parc des Princes tersebut, tim tamu Marseille muncul sebagai pemenang dengan skor 1-0. Namun, pertandingan dibanjiri kartumerah jelang pertandingan berakhir.

Foto/PSG

Lima pemain diusir keluar lapangan setelah terjadi perkelahian. Mereka adalah trio PSG Neymar, Leandro Paredes dan Layvin Kurzawa, dan duo Marseille, Jordan Amavi dan Dario Benedetto.

Baca juga: Mbappe Mengaku Tertarik Gabung Man United

Neymar mengklaim Gonzalez membuat komentar rasis menjelang akhir pertandingan. Sedangkan pemain Spanyol itu bersikeras Di Maria meludahinya di babak pertama.

Dalam tayangan yang beredar baru-baru ini, memberikan bukti bahwa pernyataan Gonzalez memang benar. Dalam sebuah rekaman terlihat Di Maria meludahi Gonzalez saat dia berlari di depannya lalu menjauh.

Gonzalez saat diludahi tampak sangat kesal dan berteriak kepada pemain asal Argentina tersebut. Saat video dihentikan dan wajah Di Maria dilingkari terlihat jelas ia menoleh lalu meludah.

Dengan adanya rekaman baru ini, Komisi Disipilin Liga Prancis akan melakukan penyelidikan. Pasalnya, Di Maria bisa melanngar aturan dan berpotensi larangan enam pertandingan.

Meludah adalah pelanggaran serius dalam dunia sepakbola saat ini karena pandemi virus corona. Jika terbukti meludahi pemain, Di Maria bisa terkenan sanksi lebih besar.

Di Maria bukan satu-satunya pemain yang bisa terkenan sanksi larangan bermain. Rekan setimnya, Neymar juga berpotensi dilarang bermain jika terbukti memukul kepala Alvaro Gonzalez. Ia memukul kepala Gonzalez karena pemain asal Spanyol itu menyebutnya monyet..

Setelah pertandingan, Neymar menjelaskan insiden yang membuat dia marah lalu memukul Gonzalez. Ia tidak terima jika dirinya disebut monyet dan menyebut perilaku Gonzalez merupakan tindakan rasisme.

Foto/Twitter

“Dalam olahraga, agresi, penghinaan, sumpah serapah adalah bagian dari permainan. Anda tidak bisa menyukain satu sama lain. Saya memahami ini. Semuanya adalah bagian dari permainan tetapi rasismen dan intoleransi tidak dapat diterima,” tulis Neymar di Instagram.

“Rasisme itu ada. Kita harus menghentikannya!” tambah dia.

Federasi Sepakbola Prancis (LFP) sedang meninjau insiden dugaan perkataan rasis dan pemukulan Neymar. Jika dinyatakan bersalah, Neymar akan dilarang bermain tujuh pertandingan.

LFP juga mengusut perkataan Gonzalez yang diduga bernada rasis. Jika bersalah karena rasisme, dia bisa dilarang mengikuti 10 pertandingan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini