Gagal Cabut, Messi Diyakini Akan Tersiksa di Barcelona

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Minggu 06 September 2020 11:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 06 46 2273344 gagal-cabut-messi-diyakini-akan-tersiksa-di-barcelona-1MbbwQjhRp.jpg Pemain Barcelona, Lionel Messi. (Foto: Instagram)

BARCELONA – Lionel Messi gagal angkat kaki dari Barcelona di bursa transfer musim panas 2020. Menurut legenda sepakbola Meksiko, Hugo Sanchez, hal ini akan membuat Messi tersiksa karena keinginannya tak terpenuhi.

Messi sejatinya tidak menyukai Barca di bawah kepemimpinan presiden Josep Maria Bartomeu. Pasalnya, Bartomeu membuat Barca menjadi tim yang tidak kompetitif dengan berbagai kebijakan yang dibuatnya.

Kekesalan Messi terhadap era Bartomeu bermula ketika Neymar Jr dijual pada musim panas 2017. Padahal, Neymar merupakan salah satu pemain terpenting Blaugrana. Selain itu, Barca juga mulai merekrut pemain dengan kualitas standar yang pada akhirnya membuat tim sulit bersaing.

Baca juga: Liverpool Minta Rp294 Miliar kepada Barcelona untuk Transfer Wijnaldum

Lionel Messi

Puncak keterpurukan Barca bisa dibilang terjadi pada musim kompetisi 2019-2020. Sebab, di musim tersebut Blaugrana tak meraih gelar juara apa pun. Lebih mengenaskan lagi, mereka dibantai dengan skor telak 2-8 oleh Bayern Munich di pentas Liga Champions.

Maka dari itu, Sanchez pun sangat memaklumi jika Messi menginginkan hengkang. Sebab, La Pulga adalah pemain yang kompetitif, yang selalu ingin bersaing memperebutkan gelar juara.

Kendati demikian, karena pada akhirnya Messi batal hengkang, maka Sanchez meyakini La Pulga bakal tersiksa untuk menjalani musim 2020-2021 di Barca. Selain karena skuad Barca yang dinilai kurang kompetitif, Messi juga masih kecewa dengan sikap Bartomeu dan Dewan Direksi Blaugrana.

"Dia Messi) tidak punya pilihan selain minum beberapa bawang putih dan teh air dalam 11 bulan ke depan. Messi suka memenangkan gelar dan perlu mencari tim lain di mana dia bisa memenangkan kejuaraan dan membuktikan bahwa dia adalah pemain terbaik yang pernah ada,” sebut Sanchez, mengutip dari ESPN, Minggu (6/9/2020),

Messi juga disebut akan mendapat cap negatif dari banyak pihak karena keributan yang dibuatnya. Bahkan, lebih buruk lagi, La Pulga bisa saja kembali dijadikan kambing hitam jika Barca gagal tampil oke. Messi sangat mungkin dituduh tidak bermain sepenuh hati untuk Blaugrana.

"Seluruh masalah dengan Barcelona akan mengalihkan perhatiannya musim depan, sedemikian rupa sehingga akan ada keraguan tentang perilakunya dan fakta bahwa dia bukan orang yang sama yang berlari di lapangan," ujar Sanchez.

Messi sendiri telah mengakui bahwa ia terpaksa bertahan di Barca. Sebab, Bartomeu tak akan membiarkannya hengkang jika klausul sebesar 700 juta euro (Rp12,2 triliun) tidak dibayarkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini