LONDON – Rencana Chelsea untuk mendatangkan Thiago Silva dari Paris Saint-Germain tidak hanya mendapat dukungan. Sejumlah pandangan miring juga muncul dan menilai penandatanganan sang pemain hanya akan menjadi keputusan yang sia-sia.
Usia Thiago yang tak lagi muda menjadi salah satu faktornya. Banyak yang menganggap sang pemain kurang menjanjikan terutama untuk program jangka panjang tim.
Akan tetapi, hal itu rupanya memang bagian dari rencana. The Blues memang tidak menjadikan Thiago Silva sebagai proyek jangka panjang, melainkan dampak langsung yang bisa diberikan sang pemain ketika bergabung nanti.
Situasi sama juga pernah dilakukan Manchester United saat mendatangkan Zlatan Ibrahimovic pada 2016 lalu. Saat itu, Man United tidak ragu untuk membeli Ibrahimovic dari PSG padahal sang pemain sudah menginjak usia 34 tahun yang notabene bukan lagi usia produktif sebagai seorang striker.
Baca juga: Alasan Utama Thiago Silva Jadi Pilihan Tepat untuk Lini Belakang Chelsea
Langkah yang diambil Manchester Merah terbilang cukup sukses. Ibrahimovic memberikan dampak positif dengan torehan 28 gol dan 10 assist untuk Man United sepanjang musim 2016-2017.
Hal itu yang coba dilakukan Chelsea dengan rencana mereka untuk mendatangkan Silva. Pelatih Frank Lampard memang berharap akan dampak instan yang bisa diberikan bek asal Brasil tersebut.