Tunangan Zinchenko Murka kepada Guardiola atas Kegagalan Man City di Liga Champions

Andika Pratama, Jurnalis · Senin 24 Agustus 2020 01:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 24 261 2266260 tunangan-zinchenko-murka-kepada-guardiola-atas-kegagalan-man-city-di-liga-champions-ld8avb1Su2.JPG Josep Guardiola (Foto: Laman resmi Premier League)

MANCHESTER – Manchester City gagal mewujudkan mimpinya untuk menjuarai Liga Champions pada musim 2019-2020. Man City tersingkir di perempatfinal setelah secara mengejutkan kalah 1-3 dari Olympique Lyonnais di perempatfinal.

Kegagalan itu membuat tunangan pemain Man City Oleksandr Zinchenko, Vlada Sedan, murka. Ia menyalahkan Pelatih Man City, Josep Guardiola, atas kegagalan The Citizens –julukan Man City– di Liga Champions.

Josep Guardiola (Foto: Laman resmi Premier League)

Sedan menilai keputusan Guardiola bermain dengan formasi 3-4-2-1 jadi penyebab utama kekalahan Man City. Tunangan Zinchenko itu bingung alasan di balik keputusan juru taktik berpaspor Spanyol tersebut mencoba formasi baru di pertandingan penting, seperti perempatfinal Liga Champions.

Menurut Sedan, Man City seharusnya bermain dengan formasi 4-3-3 yang biasa digunakan. Ia menilai Guardiola telah menyia-nyiakan kualitas melimpah yang dimiliki skuad Man City untuk sekadar mencoba formasi baru.

BACA JUGA: Demichelis Nilai Bayern Lebih Kuat ketimbang PSG

“Anda melihat apa yang terjadi. Saya bukan pesepakbola, pelatih, kritikus atau analis. Saya mengerti bahwa pendapat saya tidak berwibawa. Mungkin saya tidak punya hak untuk mengatakan ini, dan mungkin Zinchenko akan melarang saya. Akan tetapi secara halus, agar tidak memaki, ini sepenuhnya kesalahan Guardiola,” ujar Sedan, menyadur dari Sportskeeda, Senin (24/8/2020).

“Menggunakan taktik eksperimental untuk Man City pada saat yang genting sangat mengecewakan. Saya tidak punya hak untuk mengkritik, tetapi mengapa memainkan tiga bek tengah?” ucapnya.

“Saya hanya tidak memiliki kata-kata karena (Mann City) memiliki susunan pemain seperti itu; lihatlah para pemain yang dipunya, bangku cadangan yang luar biasa! Secara harfiah di beberapa klub di dunia dapat membanggakan memiliki pemain seperti itu sebagai pengganti,” tutur tunangan Zinchenko itu.

Sedan menyatakan dirinya tidak akan masalah jika Man City tersingkir oleh klub besar, seperti Bayern Munich. Akan tetapi, ia murka karena kesempatan emas Man City juara Liga Champions hilang oleh Lyon yang finis di posisi ketujuh Liga Prancis musim ini.

“Saya mengerti mengapa tim yang dipertaruhkan semua orang (unutk menjuarai Liga Champions) adalah Bayern. Tersingkir oleh Bayern adalah hal berbeda, tetapi disingkirkan oleh Lyon merupakan sesuatu yang lain. Saya tidak ingin membuat tim tersinggung, tapi saya ingin mengingatkan Anda bahwa ini adalah tim yang finis ketujuh di Liga Prancis,” ungkapnya.

Kegagalan di Liga Champions membuat Man City hanya meraih satu trofi pada musim ini. The Citizens cuma menjuarai Piala Liga Inggris. Pencapaian itu menurun drastis karena Man City meraih tiga trofi domestik pada musim lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini