Mengingat usianya masih sangat muda, angka statistik itu tentu saja bisa bertambah seiring kematangan gaya bermain. Menurut media-media Jerman, Kai Havertz sudah tidak sabar untuk hengkang dari klub dan mencicipi persaingan ketat di liga-liga papan atas Eropa seperti Inggris.
Chelsea menjadi peminat paling serius terhadap jasa Kai Havertz. Sayangnya, tawaran mereka selalu ditolak Bayer Leverkusen karena tidak sanggup memenuhi harga yang diminta. Melihat lamanya negosiasi, Rudi Voller lantas angkat bicara.
“Saat ini tidak ada hal yang baru. Kami masih sangat santai soal transfer itu. Tentu saja, kami akan bahagia jika Kai menetap setahun lagi. Sangat jelas kepergian pemain sepertinya, meski dengan harga tinggi, selalu berarti sebuah kehilangan besar,” papar Rudi Voller, dilansir dari Goal, Minggu (23/8/2020).
“Akibat pandemi Covid-19, harga transfer sejumlah pemain mungkin turun. Namun, ada atau tidak Covid-19, diskon tidak berlaku untuk pemain luar biasa seperti Havertz atau Jadon Sancho. Tidak ada diskon Covid-19 buat mereka berdua,” imbuh pria asal Jerman itu.
Sikap hati-hati Chelsea sungguh bisa dimaklumi karena mereka baru saja mendatangkan Timo Werner dan Hakim Ziyech yang menguras kantong klub. Dana yang dimiliki klub asal London itu memang besar, tetapi mereka wajib berhitung dengan cermat guna menambal pos-pos yang dianggap lemah seperti bek.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)