Tukar Nasib Lukaku dan Diego Carlos di Final Liga Eropa Sevilla vs Inter

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 22 Agustus 2020 07:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 22 51 2265636 tukar-nasib-lukaku-dan-diego-carlos-di-final-liga-eropa-sevilla-vs-inter-5pecGxpurF.jpg Tendangan salto Diego Carlos yang bikin Lukaku cetak gol bunuh diri. (Foto: @SevillaFC_ENG)

KOLN – Ada dua pemain yang mengalami pertukaran nasib di final Liga Eropa 2019-2020 yang mempertemukan Sevilla vs Inter Milan di RheinEnergieStadion, Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB. Dua pemain yang dimaksud adalah Diego Carlos (Sevilla) dan Romelu Lukaku (Inter Milan).

Dibilang mengalami pertukaran nasib karena hasil yang mereka dapat di awal dan di akhir pertandingan bertolak belakang. Lukaku bisa dibilang dari from hero to zero, sedangkan Diego Carlos sebaliknya.

Romelu Lukaku

Ketika pertandingan memasuki menit kelima, Diego Carlos menjadi pesakitan karena menjatuhkan Lukaku di kotak terlarang. Wasit Danny Makkelie yang memimpin pertandingan pun langsung menunjuk titik putih.

Lukaku yang bertugas sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan baik, sekaligus membuat Nerazzurri –julukan Inter– unggul 1-0 atas Sevilla. Namun, Sevilla yang berstatus sebagai tim tersukses di Liga Eropa tidak patah arang.

Mereka membalikkan kedudukan lewat sundulan Luuk de Jong pada menit 12 dan 33. Beruntung bagi Inter, tim asuhan Antonio Conte itu dapat menyamakan kedudukan via sundulan Diego Godin di menit 35. Skor berubah 2-2 dan bertahan hingga babak pertama usai.

BACA JUGA: Beri Ucapan Selamat ke Sevilla, Juventus Sindir Inter Milan?

Di paruh kedua, baik Inter dan Sevilla saling jual-beli serangan. Namun, pada akhirnya Sevilla yang tertawa di akhir pertandingan.

Memanfaatkan situasi set piece, Diego Carlos yang berada di kotak penalti Inter melepaskan tembakan bicycle kick. Bola pun meluncur deras ke gawang Inter kawalan Samir Handanovic. Meski melaju deras, si kulit bulat sebenarnya mengarah ke Lukaku yang berada di tiang jauh.

Sevilla

(Diego Carlos saat melepaskan tembakan bicycle kick)

Namun, Lukaku yang bermaksud membuang bola, justru memasukkan si kulit bulat ke gawang sendiri. Alhasil, Sevilla menang 3-2 atas Inter dan berhak menyegel trofi keenam Liga Eropa.

Atas aksi gol bunuh diri yang dibuat Lukaku, penyerang berpaspor Belgia itu menjadi bulan-bulanan netizen di media sosial. Meski begitu, performa Lukaku bersama Inter layak diapresiasi.

Lukaku muncul sebagai mesin gol Inter musim ini. Dari 51 pertandingan di semua kompetisi, Lukaku mengoleksi 34 gol. Koleksi 34 gol menyamai pencapaian pesepakbola legenda asal Brasil, Ronaldo Luiz, di musim pertama membela Inter pada 1997-1998.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini