Beri Ucapan Selamat ke Sevilla, Juventus Sindir Inter Milan?

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 22 Agustus 2020 07:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 22 51 2265628 beri-ucapan-selamat-ke-sevilla-juventus-sindir-inter-milan-MyBtQZm3XB.jpg Duel laga Sevilla vs Inter. (Foto: Twitter/@Inter)

TURIN – Akun Twitter Juventus, @juventusfc, mendapat serangan dari netizen. Hal itu setelah Juventus memberi ucapan selamat kepada Sevilla yang mengalahkan wakil Italia, Inter Milan, dengan skor 3-2 di final Liga Eropa 2019-2020 yang berlangsung dini hari tadi.

β€œSelamat @SevillaFC untuk kemenangan di @EuropaLeague,” tulis Juventus di akun Twitter resmi mereka.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan ucapan di atas. Namun, netizen kadung berpikiran negatif kepada kubu si Nyonya Tua. Netizen berpikiran Juventus memberi ucapan selamat karena bahagia rival mereka di Liga Italia, Inter, dikalahkan Sevilla di partai puncak.

Bukan rahasia umum, hubungan manajemen Juventus dan Inter agak buruk. Terlebih ketika kasus pengaturan skor atau Calciopoli mengentak persepakbolaan Italia pada pertengahan 2006.

Saat itu, pemilik Inter Massimo Moratti menjadi sosok yang vokal mendorong Federasi Sepakbola Italia (FIGC) agar Juventus dihukum atas kasus pengaturan skor tersebut. Alhasil, Juventus didegradasi ke Serie B, plus menjalani awal musim 2006-2007 dengan minus 30 poin.

BACA JUGA: Juventus Segera Putus Kontrak Higuain dan Khedira

Tidak sampai di situ, dua gelar juara Liga Italia yang diraih Juventus pada 2004-2005 dan 2005-2006 dicopot. Gelar 2004-2005 dibiarkan tak memiliki empunya, sedangkan trofi 2005-2006 diberikan kepada Inter.

Bagaimana dengan Inter? Mereka yang bersih dari kasus Calciopoli memulai dominasi mereka di Liga Italia. Saat itu terhitung dari 2005-2006 atau hingga 2009-2010 (lima musim beruntun), Inter mendominasi Liga Italia.

Inter Milan

(Inter kalah 2-3 dari Sevilla)

Melihat fakta di atas, ada rivalitas yang kuat di tubuh Juventus dan Inter saat ini. Karena itu tak heran, kekalahan yang dialami Inter langsung ditanggapi Juventus. Lantas, apa saja respons yang ditunjukkan netizen atas tweet yang dilontarkan Juventus?

β€œJuventus memalukan. Anda lebih memilih memberi ucapan selamat kepada Sevilla ketimbang rekan senegara Anda (Inter). Anda tak memiliki sportivitas. Saya tidak terkejut dengan sikap yang Anda tunjukkan, tim paling keji dan tidak menyenangkan di dunia,” tulis akun @sissygio1.

Sementara itu, akun @evbodybuilding menyindir Juventus yang kerap kalah di partai puncak kompetisi antarklub Eropa. Setelah menjuarai Liga Champions 1995-1996, prestasi terbaik Juventus di ajang itu hanya menembus partai puncak, namun selalu kalah.

β€œLiga Champions: 1973 Juventus kalah, 1983 Juventus kalah, 1997 Juventus kalah, 1998 Juventus kalah, 2003 Juventus kalah, 2015 Juventus kalah, 2016 Juventus kalah. Piala UEFA: 1995 Juventus kalah,” tulis akun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini