De Jong Bahagia Jadi Pahlawan Kemenangan Sevilla atas Inter Milan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 22 Agustus 2020 04:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 22 51 2265609 de-jong-bahagia-jadi-pahlawan-kemenangan-sevilla-atas-inter-milan-LOFtPVyXep.jpg Luuk de Jong mencium trofi Liga Eropa (Foto: Twitter/@EuropaLeague)

KOLN – Penyerang Sevilla, Luuk de Jong, tak menyangka akan dipasang sejak awal laga kontra Inter Milan oleh pelatih Julen Lopetegui. Pria berkebangsaan Belanda itu bangga karena berhasil membawa Los Nervionenses sebagai kampiun Liga Eropa 2019-2020, Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB.

Pertandingan Final Liga Eropa 2019-2020 berlangsung sengit sejak awal hingga akhir. Inter Milan sebetulnya mampu unggul lebih dulu pada menit lima lewat penalti Romelu Lukaku. Namun, Sevilla langsung membalas pada menit 12 berkat sundulan Luuk de Jong.

Pemain berusia 29 tahun itu sukses membawa timnya berbalik unggul 2-1 pada menit 33. Sayangnya, Nerazzurri mampu menyamakan skor tiga menit berselang. Gol ketiga akhirnya menjadi milik Sevilla pada menit 74 berkat tembakan salto Diego Carlos.

Baca juga: Jesus Navas: Sevilla Pantas Juara Liga Eropa 2019-2020

Luuk de Jong samakan skor (Foto: Twitter/@EuropaLeague)

Usai pertandingan, Luuk de Jong mengaku tidak menyangka akan tampil sebagai starter pada Final Liga Eropa 2019-2020. Namun, ia bersyukur dapat memberikan kontribusi berupa dua gol yang membuat Inter Milan kerepotan.

“Pelatih mengatakan saya akan main sejak menit pertama. Saya bilang selalu siap kapan pun diturunkan. Untungnya, saya bisa memanfaatkan dengan baik. Sundulan memang jadi spesialisasi saya,” terang Luuk de Jong, dikutip dari laman resmi UEFA, Sabtu (22/8/2020).

“Umpan silang pertama dari Navas sungguh sempurna dan beruntungnya saya bisa mencetak gol. Sundulan kedua berawal dari bola yang bagus oleh Banega. Itu adalah gol yang spesial,” sambung mantan pemain PSV Eindhoven itu.

Luuk de Jong tidak lupa memuji rekan-rekan setimnya. Menurutnya, Sevilla berhasil tampil sebagai satu kesatuan. Bagi pemain bernomor punggung 19 itu, tidak masalah siapa pun yang tampil karena seluruh skuad saling bahu membahu.

“Luar biasa. Kami selalu melewati laga-laga sulit sepanjang turnamen, tetapi berhasil bermain bagus sebagai tim. Kami sudah seperti keluarga. Tidak masalah siapa yang bermain, kami akan berlaga untuk satu sama lain,” tutup Luuk de Jong.

Sevilla langsung mencatat rekor pada Final Liga Eropa 2019-2020. Los Palanganas menjadi kesebelasan pengoleksi trofi Liga Eropa (Piala UEFA) terbanyak dengan enam buah. Mereka juga mampu menjaga rekor 100% juara setiap kali melangkah ke final.

Bagi Inter Milan, kekalahan ini menambah pedih luka mereka. Setelah finis hanya selisih satu poin dari Juventus di Liga Italia 2019-2020, La Beneamata gagal membawa pulang trofi meski unggul lebih dulu. Puasa trofi kembali harus dirasakan Inter Milan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini